Bupati : Kepala Desa Harus Tahu Potensi Desanya

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menggelar Bursa Inovasi Desa (BID). Kegiatan ini merupakan tahapan dari program Pengelolaan Inovasi Desa (PID) Kabupaten OKU Timur. Ratusan Kepala Desa mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemkab OKU Timur, Kamis (6/9/2018) di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur.

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi menegaskan bahwa setiap desa harus kreatif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa masing-masing. Serta, pelaksanaan BID ini untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

“Kepala Desa dan perangkatnya harus tau produk-produk inovasi desa dan harus dilaksanakan atau diterapkan di desa masing-masing sesuai dengan potensi yang dimiliki. Inovasi adalah perubahan, jadi hasilkan produk-produk desa dengan meningkatkan kualitas produk yang kita miliki,” Pesan Kholid.

Selain itu, Bupati OKU Timur ini juga menekankan kepada para pendamping desa yang hadir agar mengawal setiap pembangunan yang ada, supaya penyerapan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan manfaat bagi desa.

“Pendamping jangan asal-asalan, berikan arahan yang benar agar desa jadi produktif dan menghasilkan,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU Timur H Rusman didampingi Koordinator Pendamping Desa Dedi Dharma Riza menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

“Ada tiga hal yang menjadi fokus, diantaranya peningkatan kapasitas SDM, Infrastruktur dan sektor ekonomi. Jadi apa yang sudah dilaksanakan di Desa – desa diseluruh Indonesia dan berhasil, kemudian dirangkum dan kita serap sesuai potensi desa masing-masing untuk dilaksanakan. Sekaligus ajang sharing ide antar desa yang ada,” tandasnya.

Lalu lanjutnya, Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di Desa-Desa di lingkup Kabupaten. Bursa Inovasi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Model Pengelolaan Inovasi di Tingkat Kabupaten.

“BID merupakan salah satu tahapan dari Program Inovasi Desa (PID). PID ini dimunculkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas,” pungkasnya.