Program OSS Belum Siap, Berikut Ini Kendalanya…

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Untuk menerapkan sistem perizinan terpadu secara online atau Online Single Submission (OSS), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) OKU Timur belum bisa melakukannya. Hal tersebut terjadi lantaran masih membutuhkan banyak persiapan infrastruktur untuk diimplementasikan secara sempurna. Oleh karena hal itulah pihak DPM-PTSP kabupaten OKU Timur mengirimkan stafnya untuk melakukan pelatihan sistem tersebut.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) OKU Timur, Sonpiani mengatakan, sebagaimana diketahui, implementasi OSS bertujuan untuk mempercepat proses izin usaha di Indonesia. Namun kesuksesan sistem ini juga akan sangat bergantung terhadap kesiapan pemerintah daerah dalam menunjang sistem yang ada, seperti ketersediaan fasilitas komputer dan internet.

“Kita kirimkan tiga orang staf untuk mengikuti pelatihan sebab salah satu hal yang belum mendukung implementasi OSS adalah infrastruktur yang belum siap, jadi itu membuat kami masih bingung memakai sistem OSS, ” kata Kepala DPM-PTSP OKU Timur, Sonpiani, saat diwawancarai wartawan diruang kerjanya.

Selain itu masih kata dia, kesuksesan sistem tersebut juga akan sangat dipengaruhi oleh tingkat penguasaan masyarakat dalam menggunakan komputer dan memanfaatkan koneksi internet. Serta kelancaran konektifitas dari internet.

“Ada beberapa hal yang perlu dibenahi sebelum pemberlakuan OSS, antara lain pemerintah harus membenahi infrastruktur untuk menunjang wacana sistem pendaftaran online,” lanjutnya.

Tidak hanya pemerintah pusat, lanjut kata Sonpiani, pemerintah daerah juga harus ikut mempersiapkan fasilitas pendukung, misalnya saja perangkat komputer dan koneksi internet.

“Berikutnya adalah mengenai sosialisasi. Sosialisasi mengenai OSS harus lebih digencarkan lagi ke masyarakat. Sosialisasi bisa di kantor Dinas PMPTSP atau pun sosialisasi melalui komunitas atau asosiasi pengusaha,” jelasnya.