Maksimalkan Persiapan Pemilu 2019, KPUD OKU Timur Gelar Bimtek

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKU Timur melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi pelaporan dana kampanye dan sosialisasi alat peraga kampanye pada pemilu anggota DPR, DPD, DPRD serta presiden dan wakil presiden tahun 2019. Bimtek ini bertujuan agar partai politik tidak salah cara pelaporan dana kampanye serta bisa mengetahui titik – titik tertentu pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan di Aula II Hotel Parai Tani pada (20/9/2018).

Menurut Ketua KPU OKU Timur Rialdi saat dibincangi wartawan mengatakan, mengenai titik-titik pemasangan APK harus sesuai estetika atau sesuai dengan peraturan KPU bahwa ada tempat yang tertentu yang boleh dipasang dan tidak boleh di pasang. Supaya parpol, perorangan maupun organisasi tidak menyalahi peraturan yang serta tidak mengganggu keindahan kota.

“Ini lagi kita susunan titik-titik tertentu untuk pemasangan APK. Bimtek ini juga memastikan agar parpol tidak salah dalam memberikan laporan dana kampanye. Parpol peserta pemilu sangat antusias dalam mengikuti Bimtek ini agar terciptanya pemilu yang damai,” katanya.

Lalu lanjutnya, untuk logistik pihak mengaku masih menunggu dari KPU RI, karena ini hajat nasional jadi pihaknya masih menunggu peraturan-peraturan yang akan ditetapkan oleh KPU RI. Tak lupa dirinya juga berharap kepada peserta pemilu legislatif 2019 dapat mengikuti peraturan yang berlaku agar tercipta pemilu yang damai.

“Harapan kami kepada seluruh peserta pemilu legislatif yang mengikuti pemilu 2019 nanti mereka berjalan sesuai dengan peraturan serta tidak keluar dari aturan yang ada. Supaya mendapatkan pemimpin-pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Assisten I Setda OKU Timur Dwi Suprianto menuturkan Pemkab OKU Timur memberikan dan bantuan – bantuan dan tidak mengintervensi KPU. Situasi pada pemilu terutama pemilihan DPRD Kabupaten biasa akan sedikit memanas sehingga harus diantisipasi. Karena itu KPU diminta untuk membuat aturan.

“Kita sudah memberikan bantuan kepada KPU meskipun belum maksimal mengingat keterbatasan anggaran. Selain itu, Parpol yang ada di OKU Timur harus menjadi tauladan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat akan tertarik memilih legislator di daerah ini dan jangan sampai masyarakat menjadi terkotak – kotak. Karena itu harus sama – sama cerdas dalam berpolitik,” ujarnya.