OKU Timur dan Way Kanan Bentuk Tim Percepatan Pemanfaatan Pangkalan Udara Gatot Subroto

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan. Kedatangan Bupati Way Kanan beserta rombongan ini disambut hangat oleh Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi. Kunjungan tersebut dalam rangka upaya peningkatan perekonomian wilayah antara Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten OKU Timur tentang akses transportasi serta pembentukan tim percepatan pemanfaatan Pangkalan Udara Angkatan Darat Gatot Soebroto sebagai penerbangan komersil, pada Selasa (09/10/2018) bertempat di Aula Bina Praja I.

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Way Kanan sebenarnya satu tipe dengan kabupaten OKU Timur, bahkan ada satu desa berdekatan sangat ramai tapi beda dalam pengurusan administrasi.

“Saya sangat berharap program pengembangan percepatan transportasi antara kedua Kabupaten ini berhasil, sebab transportasi udara ini akan menjadi salah satu pilihan masyarakat Kabupaten Way Kanan, OKU Timur dan Kabupaten disekitarnya,” kata Kholid.

Lalu lanjut Kholid, Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Timur sangat menyambut baik program Kabupaten Way Kanan untuk menjadikan Landasan Gatot Subroto menjadi landasan komersil. Pihaknya juga siap memberikan dokumen-dokumen pendukung guna menunjang persyaratan percepatan pemanfaatan Landasan Lanudad menjadi Landasan Komersil.

“Pemkab OKU Timur siap mendukung program Kabupaten Way Kanan untuk menjadikan Landasan Gatot Subroto menjadi landasan komersil. Serta kami juga akan menyiapkan dokumen-dokumen guna syarat-syarat pendukung lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya SH, MM mengungkapkan program ini sudah lama, bahkan dari Bupati sebelumnya, dan sekarang saatnya saya yang harus memperjuangkannya. Selain itu, dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Timur yang siap mendukung terkait dengan percepatan pembangunan Landasan Udara Angkatan Darat menjadi landasan komersil.

“Selama ini kita menjalan program ini sendiri-sendiri, tapi sekarang kita bentuk tim untuk menjalankan program ini dan saya akan Roadshow ke Kabupaten lain yang bertetangga dengan Kabupaten Way Kanan salah satunya Kabupaten OKU Timur. Percepatan pemanfaatan Landasan Udara Angkatan Darat menjadi pangkalan komersil dibutuhkan kerjasama dan sinergitas yang baik antara Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan, pihak Lanudad, pihak Skadron 12/Serbu, Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten OKU Selatan,” kata Bupati Raden Adipati.

Lalu lanjut kata Raden, kepada Pemerintah Daerah OKU Timur, bahwa baik Skadron 12/Serbu dan Lanudad Gatot Subroto telah mendukung penuh untuk dilakukannya percepatan pembangunan Lanudad Gatot Subroto menjadi Landasan Komersil yang dapat segera dimanfaatkan baik bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan maupun masyarakat Kabupaten perbatasan.

“Atas nama Pemda Way Kanan, Saya berharap kepada Pemkab OKU Timur untuk siap memberikan dukungannya terutama terkait dengan dokumen pendukung program percepatan ini, agar kita dapat segera merasakan manfaatnya bersama” ujarnya

Sekedar informasi, perencanaan yang direalisasikan yakni akan adanya penambahan landasan pacu (runway) dari 2.100 meter menjadi 2.400 meter, supaya pesawat jet berbadan sedang dapat mendarat di Landasan Udara Gatot Subroto. Rute yang disiapkan yaitu Jakarta – Way Tuba – Palembang. Karena selama ini Bandara Gatot Subroto hanya didarati oleh pesawat berjenis Hercules saja.

Terlihat ikut mendampingi Bupati Way Kanan tersebut, Wakil Bupati Way Kanan DR. H. Edward Antony, M.M, Ketua DPRD Nikman, S.H, Wakil Komandan Skadron 12/Serbu Letkol CPN Tony Safrudin, Pasiperslog Kapten CPN Oktavian mewakili Komandan Lanudad Gatot Subroto Way Tuba, Asisten II Ir. Kussarwono, M.T, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kompol Suwandhi, S.H, Kepala Bagian Humas dan Protokol, unsur Bagian Hukum, unsur Bagian Administrasi Pembangunan serta unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah pendamping.