Proyek Perubahan Dokumen Digital Didukung Semua Stakeholder

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Berkas kepegawaian selama ini dikhawatirkan ada yang tercecer atau hilang dan rusak serta untuk membuat berkas pegawai rumah sakit umum daerah OKU Timur lebih rapi dan bagus. Pengawai rumah sakit melakukan program proyek perubahan yang dilakukan oleh Hastuti S Farm, Apt dengan judul optimalisasi penyimpanan dokumen kepegawaian ke dalam bentuk digital dengan format PDF (Portable Document Formay) di RSUD Kabupten OKU Timur.

“Dengan adanya program yang akan diseminarkan ini diharapkan pengarsipan data – data kepegawaian menjadi lebih tertib, lengkap dan rapi sehingga pelayanan administrasi kepegawaian menjadi lebih cepat dan efisien,” kata Hastuti S Farm, Apt Kasubag Tata Usaha di rumah sakit umum daerah OKU Timur Martapura, yang sedang menyelesaikan program implementasi proyek perubahan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV di BPSDM Provinsi Sumsel.

Lalu lanjut kata Hastuti, dokumen elektronik atau sering disebut juga dokumen digital merupakan dokumen yang sudah mengalami perubahan bentuk fisik dari lembaran kertas menjadi lembaran elektronik. Proses konversi dokumen dari lembaran kertas menjadi lembaran elektronik disebut alih media.

“Jadi nanti untuk proses alih media menggunakan perangkat komputer yang dibantu dengan perangkat scanner kecepatan tinggi, jadi berkas pegawai semuanya di scan agar bisa di simpan di dalam perangkat komputer,” jelasnya.

Dirinya dalam menyelesaikan proyek perubahan ini juga telah di dukung oleh Direktur RSUD OKU Timur dr Dedy, Sekertaris Daerah OKU Timur Jumadi, Dinas Kesehatan, Arpusda dan staf RSUD. “Tentu saya berharap proyek perubahan implementasi proyek perubahan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV di BPSDM Provinsi Sumsel bisa berjalan lancar, namun harus di dukung semua Stakeholder di pemerintahan,” terangnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah OKU Timur Jumadi mengatakan, dirinya siap mendukung penuh dengan adanya langkah proyek perubahan optimalisasi penyimpanan dokumen kepegawaian ke dalam bentuk digital dengan format PDF (Portable Document Formay) di RSUD Martapura yang dilakukan Hastuti selaku Kasubag Tata Usaha di Rumah Sakit Umum OKU Timur.

“Tentu saya sangat mendukung sekali program tersebut, karena tentu dengan adanya dokumen yang di scan dan di masukan dalam perangkat komputer tentu dokumen tersebut akan tersimpan rapi dan tidak akan hilang selama komputer tidak rusak. Jadi selain dokumen ada didalam komputer atau digital juga ada yang diarsipkan dalam lembafan kertas, ” pungkasnya.