Kejari OKU Timur Musnahkan Barang Bukti, Kepala Kejari : Kasus Narkotika Masih Mendominasi

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Sebanyak 11 revolver dan 1 FN dengan amunisi 27 yang aktif dan 12 yang tidak aktif, senjata tajam (sajam) serta Narkotika jenis ganja seberat 164.82 Gram, sabu dengan berat 140.377 Gram dan ekstasi 8 butir serta beberapa Barang Bukti (BB) perjudian seperti dadu guncang dan togel, hasil sitaan dari tindak kejahatan, dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten OKU Timur. Adapun barang bukti tersebut didapatkan dari sejumlah kasus yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemusnahan barang bukti dilakukan di halaman kantor Kajari OKU Timur, Kamis (11/10/2018).

Menurut Kepala Kejari OKU Timur Ismaya Herawardanie S.H, M.Hum, saat dibincangi wartawan mengatakan, pemusnahan BB merupakan salah satu tugas kejaksaan selaku eksekutor setelah putusan hakim. Serta untuk memberitahukan kepada masyarakat akhir dari penanganan kasus itu sesuai perintah hakim untuk disita dan dimusnahkan agar tidak bisa dipakai lagi.

“Ada juga putusan untuk diserahkan kepada saksi korban, serta ada juga yang dirampas untuk negara, kemudian kita lelang dan hasilnya masuk ke kas negara,” kata Kajari.

Selain itu, selama tahun 2018 ini berdasarkan hasil rekapitulasi perkara yang masuk di Kejari OKU Timur sebanyak 195 perkara. Lalu, kasus penyalahgunaan Narkotika masih menjadi kasus yang menonjol yang ditangani Kejari OKU Timur.

“Dari 195 perkara itu yang masih mendominasi ialah perkara penyalahgunaan narkotika, walaupun dibandingkan tahun sebelumnya secara kuantitas jumlah perkaranya menurun, tetapi dalam jumlah dari barang bukti yang disita mengalami peningkatan,” katanya.

Lalu lanjut Ismaya, pada tahun 2017 Kejari OKU Timur sampai akhir desember lalu berhasil memusnahkan barang bukti jenis ganja seberat 28.26 Gram dan sabu 59.116 Gram, akan tetapi pada tahun ini ganja yang dimusnahkan seberat 164.82 Gram dan sabu seberat 140.377 Gram.

“Secara kuantitas jumlah perkara menurun, tapi kualitas dilihat dari BB mengalami peningkatan dua kali lipat dari 2017. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan kita karena itu kita harus berhati-hati. Sehingga perlunya bantuan dari berbagai pihak guna mengurangi angka tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi didampingi Wakil Bupati OKU Timur Feri Antoni SE menyampaikan, terimakasih dalam segala daya dan upaya mereka yang sudah menegakkan hukum, dan secara kepemerintahan sudah kewajiban dalam menjaga aset-aset negara. Dengan adanya peningkatan kasus Narkotika ini menggambarkan jika usaha penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika oleh pihak kepolisian.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah berkerja secara maksimal. Serta, kita juga harus bekerjasama dalam menekan peredaran narkoba, seperti membatasi hiburan malam dan juga merazia warung remang-remang. Maka dari itu, saya bersama Kapolres dan Kejari OKU Timur menegaskan bahwa peredaran narkotika harus kita cegah dan hiburan malam harus kita tertibkan,” pungkasnya.