Ramaikan Pengunjung di TTM, Pemkab OKU Timur Benahi Berbagai Infrastruktur

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Untuk meramaikan pengunjung datang ke Taman Tani Martapura (TTM), infrastruktur yang ada harus dibenahi dan diperbaik. Pemkab OKU Timur melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) telah membuatkan sebanyak 50 los untuk pedagang kecil berjualan di dalam TTM atau yang sering disebut lapangan KONI. Pembangunan 50 los tersebut saat ini telah selesai dan tinggal menunggu pedagang di sekitar TTM untuk segera pindah ke tempat yang telah disediakan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM OKU Timur Hermansyah Qodho SSos saat mendampingi Bupati HM Kholid Mawardi SSos MSi meninjau lokasi los pedagang TTM mengatakan, pembangunan los pedagang tersebut menggunakan dana Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Tugas Pembantuan dari Kementrian Koperasi dan UKM RI sebesar Rp 438 juta lebih.

“Total bangunan los yang dibangun ada 25, tapi setiap bangunan los bisa diisi oleh 2 pedagang sehingga total mampu menampung 50 pedagang. Pedagang yang ada di TTM akan kita pindahkan menempati los yang sudah dibangunkan secara gratis. Rencananya pedagang akan menempati los yang telah kita siapkan mulai awal November mendatang, sembari menunggu pedagang mulai merapikan tempat mereka berdagang saat ini,” ujar Hermansyah Qodho.

Ditambahkannya, pedagang yang menempati los tersebut tanpa dipungut biaya apapun alias gratis. Hanya saja pedagang yang telah berjualan di areal TTM mendapat prioritas untuk berjualan di los ini. Untuk rencana relokasi pedagang di Taman Tani Merdeka dijadwalkan November 2018 ini selesai. Namun sebelum itu, Pemkab memberikan waktu untuk pedagang membenahi lapak tempat berdagang yang lama untuk segera menempati lapak yang baru.

“Kita dari Dinas Koperasi dan UKM hanya membangunkan saja, selanjutnya pengelolaan los ini diserahkan kepada Camat. Apalagi Camat sudah membentuk kelompok pedagang yang menempati los ini,” jelasnya.

Sementara Camat Martapura H Faizal menambahkan, untuk pedagang memang tidak dikenakan biaya saat berjualan di los yang telah disiapkan. Hanya saja untuk biaya lain seperti kebersihan, air dan listrik ditanggung bersama oleh pedagang yang berjualan di los TTM.

“Paguyuban atau kelompok pedagang sudah kita bentuk. Nanti mereka akan berembuk jika ada biaya bersama yang harus dikeluarkan salah satunya untuk biaya kebersihan,” jelas Faizal.

Sedangkan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi saat meninjau los pedagang mengatakan, untuk meramaikan pengunjung infrastruktur yang ada di sekitar TTM harus dibenahi dan diperbaiki. Bahkan dijadwalkan ruas jalan Merdeka di depan TTM akan dibuat menjadi satu jalur. Dimana satu jalur lagi harus memasuki TTM dan melintas di bagian belakang TTM.

“Dengan dibuat satu jalur pengendara pasti akan masuk ke TTM dan melihat sarana dan prasarana yang ada sehingga berminat untuk mampir. Rencana tahun depan akan mulai kita terapkan satu jalur di sekitar TTM,” ucap Kholid.

Pembangunan jalan lingkar ini nantinya, lanjut Bupati menjelaskan, direncanakan sepanjang 650 meter dengan lebar empat meter menggunakan cor beton. Pembangunan diharapkan segera terelisasi pada tahun depan sehingga memudahkan akses menuju ke los yang telah dibangun ini.

“Nanti jalan yang sudah ada akan diperlebar dan yang belum dibangun akan di cor. Tujuannya agar menghidupkan area Taman Tani Mendeka, biar lebih banyak pengunjung kedepan. Jadi kendaraan dari Baturaja menuju kota Martapura harus lewat melalui Taman Tani Merdeka,” jelasnya.