Ini yang Dilakukan Satgas Saber Pungli Untuk Cegah Praktek Pungli

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Untuk mencegah terjadinya praktek pungli di wilayah OKU Timur dan sekitarnya, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) melakukan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini digelar di Aula Kantor Camat Martapura, pada Selasa (23/10/2108).

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos,MSi yang di wakili Assisten I Setda OKU Timur Dwi Suprianto saat diwawancarai wartawan mengatakan, setiap pimpinan instansi harus selalu mengingatkan bawahannya agar tidak melakukan pungutan liar (Pungli), begitu juga peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberantas pungli.

“Pungli itu akan begitu terlihat dilakukan oleh aparatur pemerintah jika praktek pungli itu terjadi di instansi atau organisasi peragkat daerah (OPD), sementara pihak ketiga tidak terlalu nampak,” katanya.

Lalu lanjut kata Dwi, dampak yang terjadi akibat Pungli sangat berpengaruh pada kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Untuk itu, penyalahgunaan wewenang yang dilakukan penyelenggara negara, tidak bisa ditolerir. Serta, masyarakat juga harus mengetahui aturan.

“Biasanya kita memang tidak minta tapi masyarakat ada yang membuka peluang untuk kita menerima uang tambahan, ini juga menjadi pertanyaan kita apakah Pungli atau bukan. Contohnya ketika akan membuat KTP, maupun yang lainnya sehingga permohonan pembuatan KTP bisa berjalan lancar, jangan hanya ingin cepat tapi persyaratan tidak dipenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres OKU Timur AKP Fauzi Saleh SH menambahkan, masalah pungli ini menurutnya sangat riskan. Setiap orang tidak akan menyadari jika belum terkena masalah. Menurutnya, masyarakat bisa terlibat dalam pemberantasan korupsi baik langsung maupun tidak langsung dengan memberikan informasi.

“Kita dari Binmas menjadi koordinator Satgas pencegahan Pungli, karena itu kita selalu mengingatkan agar jangan melakukan Pungli. Serta, selaku kepala Satgas Pencegahan rasanya tidak salah untuk selalu mengingatkan,” tegasnya.

Fauzi juga menambahkan, Pungli terjadi disetiap lini sehingga ini sangat mengkhawatirkan. “Untuk itu, mari bersama-sama mencegah terjadi Pungli. Karena Pungli sangat merugikan sendi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sedangkan, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari OKU Timur Yul Khaidir Fitrizal SH, mengimbau agar jangan sampai pulang mengikuti sosialisasi ini menjadi malas tapi harus tetap semangat dalam berkerja terutama melayani masyarakat. Lalu masih kata dia, dana desa merupakan salah satu yang sangat rawan karena jumlahnya sangat besar. Karena itu Kepala desa (Kades) dan perangkat desa harus mampu mengelola keuangan desa dengan baik.

“Lebih baik mencegah dari pada sudah terjadi. Untuk pungutan yang resmi itu bukan Pungli sehingga petugas juga harus jeli jangan sedikit-sedikit Pungli. Jika kita ingin organisasi hidup, kita harus menempatkan orang yang memiliki komptensi, Pungli ini lambat laun harus kita tertibkan,” pungkasnya.