Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu, Ini pesan Ketua Bawaslu…

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten OKU Timur mengadakan sosialisasi pengawasan Pemilu, hal ini dilakukan dalam rangka pengawasan tahapan kampanye pemilihan DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019. Sosialisasi ini dihadiri oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Kejari OKU Timur, KPUD OKU Timur, Partai Politik peserta pemilu 2019, Kesbangpol, Pawaslu Kecamatan, OKP di Kabupaten OKU Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Parai Puri Tani, pada Senin (29/10/2018).

Menurut ketua Bawaslu OKU Timur Ahmad Ghufron dalam sambutannya mengatakan, tujuan melakukan kegiatan ini agar peserta pemilu mengatahui jadwal tahapan kampanye, mengetahui larangan-larangan kampanye, terjaring sinergitas antara Pemerintah Daerah dgn stakeholder lainnya. Supaya terciptanya pemilu yang damai, aman dan lancar sampai tahapan yang terakhir.

“Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya mengajak keterlibatan seluruh calon pemilih, ormas dan masyarakat untuk senantiasa mentaati aturan tentang pelanggaran pada tahapan proses pemilu. Dimana sosialisasi ini juga dihadiri kurang lebih 60 peserta dari berbagai partai politik, perwakilan ormas dan masyarakat,” katanya.

Selain itu lanjut kata Ghufron, sosialisasi ini juga sebagai tindakan pencegahan dari terjadinya pelanggaran-pelanggaran Pemilu di OKU TImur, sehingga Pemilu dapat dilaksanakan secara aman, tertib lancar dan damai.

“Sosialisasi bertujuan mengakomodir peran serta masyarakat luas dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu. Selain dengan membentuk berbagai regulasi terkait pengawasan pemilu, diharapkan pelanggaran pemilu semakin berkurang karena adanya kesadaran masyarakat dan peserta pemilu untuk tidak melakukan pelanggaran, sebagai suatu esensi dari paradigma pencegahan pelanggaran pemilu,” pungkasnya.

Sementara, Junaidi Ahmdan S,E MSi mengatakan, pemilu itu merupakan adalah hak warga negara, hak untuk menentukan dan memilih pemimpin. Serta, Pemilu 2019 tidak lama lagi. Sejumlah tahapan perlu diketahui dan mendapat pengawasan dari Bawaslu OKU Timur dan jajaran.

“Agenda Pemilu 2019 terbilang padat karena akan digelar serentak pemilihan anggota DPRD, DPD, DPR, dan juga pemilihan presiden (Pilpres), pemilu tahun ini hidup dan mati partai politik,” katanya.

Kemudian Junaidi juga menyampaikan, jangan sampai pemilu terdengar tapi tidak terlihat. Mengingat Pemilu 2019 sangat besar dan luas cakupannya, tentu Panwaslu tidaklah cukup mampu melakukan pengawasan tersebut. Karenanya keterlibatan dan peran aktif masyarakat untuk ikut mengawasi Pemilu akan sangat membantu terwujudnya Pemilu yang jujur dan adil.

“Negara indonesia satu satunya negara di dunia yang menggunakan sistem pemilu terbuka yakni pemilih akan mencoblos gambar partai dan nama calon, sedangkan dinegara lain sudah memakai cara modern dengan kecanggihan alat. Untuk itu perlu pengawas ketat agar prosesnya berlajan dengan baik. Mereka yang mendapatkan suara terbanyak akan duduk di kursi legislatif,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi yang diwakili oleh Assisten I Dwi Suprianto mengatakan, narasumber diharapkan dapat memberitahukan batasan batasan ketentuan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam masa kampanye. Sehingga para peserta dapat benar-benar mengerti aturan-aturan kampanye.

“Narasumber harus menjelaskan secara detail peraturan dalam kampanye. Agar pelaksanaan pemilu tahun 2019 berjalan dengan lancar dan secara maksimal,” pungkasnya.

Selain itu juga lanjut katanya, semua komponen masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam penyelenggaraan pemilu 2019 ini agar dapat berjaln secara jujur adil.

“Pemda juga terus menghimbau agar ASN dapat menjaga netralitas agar pemilu nanti bisa berjalan dengan benar, sesuai dengan peraturan pemilu itu sendiri,” katanya.