Dengan Dana Swadaya, Lemkari OKU Timur Raih Tiga Mendali

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Dalam ajang open turnamen karate championship piala Menpora RI ke-2 tahun 2018 yang dihelat pada pada tanggal 26-28 lalu di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Perguruan Lembaga Karate Do Indonesia (Lemkari) cabang OKU Timur berhasil meraih  tiga medali. Adapun yang mendapatkan emas dan perak adalah Rehananda untuk tingkat SD, sedangkan yang mendapatkan perunggu tingkat SD bernama Rofa. Sedangkan untuk mendapatkan perak adalah Syarif Alfi yang turun dalam kategori antar master karate yang usia 40-50 tahun.

Menurut Ketua Lemkari Cabang OKU Timur Syarif Alfi saat dikonfirmasi wartawan, meski dengan dana sistem patungan sesama atlit, pihaknya mampu meriah satu emas. Selain emas, Lemkari cabang OKU Timur mendapatkan satu perak dan juga perunggu dalam ajang turnament karate Menpora Cup yang diikuti 34 Provinsi, 200 kontingen dari 25 pengurus karate yang ada dibawah Forki.

“Alhamdulillah, atlet dari OKU Timur yang berangkat hanya 9 ya termasuk saya, kita bisa membawa medali tiga, dan itu sudah luar bisa untuk kita,” katanya.

Syarif juga mengatakan, dibandingkan atlit dari daerah lain yang mengikuti turnamen tersebut, OKU Timur termasuk atlit yang sedikit yang berangkat. Hal itu disebabkan mereka sama sekali tidak memiliki dana maupun bantuan dari Pemkab OKU Timur.

“Jadi kita patungan, dan saya pribadi sendiri biarlah rugi, namun kami para atlit ada kepuasan tersendiri ketika membawa nama OKU Timur dikancah nasional dan bisa meraih emas,” kata Syarif dengan nada bahagia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata OKU Timur Wakimin yang mewakili Pemkab OKU Timur mengapresiasi atas prestasi yang telah dicapai oleh cabang perguruan Lemkari OKU Timur yang telah meraih medali dalam ajang Menpora Cup ke 2 yang digelar di Jakarta. Pihaknya, membantah terkait isu bahwa Pemkab OKU Timur tidak membantu dalam segi pembiayaan atlit penguruan Lemkari yang berangkat. Menurutnya, pihaknya sudah mengarahkan agar proposal langsung diajukan ke KONI OKU Timur.

“Jadi sudah kita arahkan langsung ke koni saja mengajukan proposal, karena itu dana hibah, yang jelas kita sudah bantu,” terangnya.