Operasi Zebra 2018, Pengendara R2 Masih Dominan

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pelaksanaan Operasi Zebra 2018 yang dilaksanakan oleh anggota Sat Lantas Polres OKU Timur telah berlangsung selama sembilan hari. Selama pelaksanaan, Sat Lantas Polres OKU Timur telah mengeluarkan surat tilang sebanyak 320 surat tilang. Sampai saat ini pengendara roda dua (R2) atau sepeda motor yang paling dominan melanggar aturan. Kegiatan ini dilaksanakan di simpang lengot, Kotabaru Selatan, pada Rabu (7/11/2018).

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK melalui Kasat Lantas Polres OKU Timur AKP Beni Nofiza, SE, saat diwawancarai wartawan mengatakan, operasi zebra tersebut akan berakhir pada tanggal 12 November 2018 nanti. Biasanya lanjut kata dia, pengendara roda dua tidak memakai helm dan ada sebagian pengendara dibawah umur serta pengendara roda empat (R4) yang tidak memakai sabuk pengaman.

“Untuk pelanggar yang tidak menggunakan helm kami berikan helm gratis tetapi masih tetap kena tilang. Helm yang diberikan ada sekitar 15 buah, helm ini diberikan supaya pengendara motor selalu mengingat pentingnya menggunakan helm untuk menjaga keselamatan,” katanya.

Lalu lanjut Kasat, pada Operasi zebra kali ini terdapat tujuh sasaran operasi, yang meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, berkendara dalam pengaruh minuman keras, berkendara melebihi batas kecepatan. Serta pengendara dibawah umur, pengendara tidak menggunakan sabuk pengaman, berkendara sambil menggunakan handphone dan juga pengendara yang melawan arus.

“Pengendara di bawah umur baik Roda dua maupun roda empat merupakan prioritas sasaran dalam operasi zebra 2018. Selain itu, pengendara tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) juga masih tinggi merupakan salah satu pelanggaran yang cukup tinggi,” pungkasnya.

Operasi zebra ini, masih kata Beni, dilakukan pada dua titik utama yakni pada simpang lengot dan simpang tugu tani. Dijadikannya lokasi tersebut karena tempat cukup memadai serta pelanggaran juga masih cukup tinggi apalagi di simpang tungu tani masih banyak pengendara yang melanggar.

“Kami menghimbau kepada pengendara agar tetap patuhi peraturan lalu lintas serta tertib dalam berkendara. Serta, kami berharap agar pengendara tidak hanya saat operasi zebra saja tetapi saat keluar rumah pengendara sudah sadar akan tata tertib lalu lintas. Masyarakat harus tertib dan disiplin walaupun tidak ada petugas” pungkasnya.

Sementara itu, asnawati salah satu pengendara yang kena tilang mengaku bahwa, tidak mengetahui kalau ada operasi zebra sehingga saat pergi dirinya tidak menggunakan helm.

“Karena keluar tidak jauh jadi tidak memakai helm. Lagian saya tadi buru-buru sehingga lupa memakai helm,” pungkasnya.