Tingkatkan Pelayanan Publik, Disdikbud akan Terapkan IKM

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Dalam rangka peningkatan pelayanan publik utamanya melalui pelayanan masyarakat dibidang Pendidikan dan Kebudayaan dalam waktu dekat akan segera menerapkan aplikasi Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Nantinya semua orang dapat melakukan survei kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur secara rutin.

Dimana pelayanan masyarakat harus memenuhi standarisasi yang diatur dalam ketentuan amanat UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: KEP/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

Menurut Kasubag Perencanaan, Pelaporan dan Tugas Pembantuan Sumali, S.Pd mengatakan, tujuan akan diterapkan aplikasi ini sebagai tolak ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan serta mengetahui gambaran kinerja pelayanan publik, khususnya dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur. Sehingga bisa diketahui apa saja yang menjadi keluhan dan ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyrakat.

“IKM ini untuk mengoptimalisasikan peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat khusunya dibidang pendidikan. Rencananya periode semester dua ini aplikasi pengukuran IKM siap dijalankan, dimulai dari kantor Disdikbud selanjutnya untuk jangka panjang juga akan diterapkan di sekolah,” kata Sumali.

Lalu lanjut Sumali, tingkat kualitas kinerja pelayanan publik memiliki dampak yang luas dalam berbagai kehidupan, terutama untuk mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, upaya penyempurnaan pelayanan publik harus dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Disamping itu data IKM juga nantinya akan menjadi bahan penilaian terhadap unsur pelayanan yang masih perlu perbaikan dan menjadi pendorong setiap unit penyelenggara.

“Sebagai salah satu instansi yang bertugas menyelenggarakan pelayanan publik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur dituntut untuk selalu mampu memberikan pelayanan yang baik serta wajib melakukan perbaikan kualitas layananan agar sesuai dengan harapan masyarakat. Karena hasil pelayanan bisa dikatakan baik apabila banyak masyarakat menanggapi positif dan merasa puas atas pelayanan yang diperoleh,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Drs M Ali MM mengatakan, dirinya sangat mendukung dengan segera diterapkannya pengukuran IKM bebasis aplikasi tersebut. Dimana hal ini bisa mengakses keinginan masyarakat agar diketahui kelemahan dan kekurangan dari masing-masing unit dalam penyelenggaraan pelayanan publik serta diketahui kinerja penyelenggaraan pelayanan yang telah dilaksanakan oleh unit pelayanan publik secara periodic.

“Tentu saya sangat mendukung program ini, dimana sudah selayaknya seluruh pegawai yang ada di Disdikbud baik guru, kepala sekolah dan jajaran lainnya untuk selalu membuat terobosan baru serta berpikir inovatif. Karena dengan demikian program Disdikbud OKU Timur dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas perlahan akan terlaksana dengan baik,” jelasnya.