Perceraian di OKU Timur Tertinggi, Berikut Ini Penyebabnya…

Foto : Bahder Johan, SH, MH, selaku kepala Panitera Pengadilan Agama Martapura.

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR –  Pengadilan Agama Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur pada awal November baru resmi dibuka. Kedati baru beberapa hari dibuka pengadilan agama Martapura telah menerima berkas sudah proses sudah 15 berkas.

“Mulai awal November kemarin Kabupaten OKU Timur sudah memiliki pengadilan agama sendiri.  Saat awal dibuka sudah ada yang melaporkan pekara perceraian. Jadi sekarang warga OKU Timur sudah bisa melaporkan ke Pengadilan Agama Martapura,” kata wakil kepala Pengadilan Agama Martapura Rahmi hidayati MH melalui Bahder Johan, SH, MH, selaku kepala Panitera Pengadilan Agama Martapura saat dibincangi di ruang kerjanya.

Dikatakan, saat masih menjadi satu, 50 % kasus pekara yang masuk ke pengadilan agama Baturaja yang berasal dari Kabupaten OKU Timur. Sehingga OKU Timur memiliki angka tertinggi dari OKU maupun OKU Selatan. Dari jumlah perkara tersebut yang paling banyak kasus perceraian selanjutnya dispensasi nikah serta pengesahan nikah. Saat ditanya apa faktor yang membuat kaum wanita rela menjanda ketimbang merajut kembali bahtera hidupnya bersama suami yang tidak harmonis, karena faktor istri minta dicerain karena ekonomi yang buruk dalam rumah tangga

Perkara yang paling dominan merupakan kasus cerai gugat. Faktor terjadinya perceraian atau ketidak harmonisan rumah tangga karena faktor ekonomi. Dari ekonomi itulah seluruh permasalahan keluar, mulai perselingkuhan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sehingga pihak perempuan mengajukan cerai gugat,” pungkasnya.

Lalu lanjut kata dia, bagi masyarakat yang memiliki perkara tidak lagi ke Baturaja, karena sekarang pihaknya sudah mulai membuka pelayanan. “Selain masalah perceraian Pengadilan Agama juga menerima masalah harta warisan dan harta bersama, sengketa syariah, pengesahan nikah dan perwalian pernikahan. Untuk saat ini hakim yang ada hanya tiga dan normalnya seharusnya ada enam hakim,” pungkasnya.