Kemenag OKU Timur akan Aktifkan Kembali P3N

Foto : Kepala Kemenag OKU Timur H Abdul Rosyid, S.Ag, MM

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pegawai Pencatatan Nikah (P3N) disetiap Desa dan Kecamatan diwilayah Kabupaten OKU Timur dalam waktu dekat akan diaktifkan kembali oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) OKU Timur. Bahkan, pihak Kemenag juga segera akan melakukan perekrutan calon pegawainya. Hal ini diungkapkan Kepala Kemenag OKU Timur H Abdul Rosyid, S.Ag, MM diruang kerjanya.

Dikatakan Rosyid, saat ini pihaknya sudah menginstruksikan seluruh Kepala KUA disetiap kecamatan agar mensosialisikan tentang perekrutan P3N kepada masyarakat. Selain itu, Rosyid menargetkan pada Januari 2019 mendatang P3N di Kabupaten OKU Timur sudah berjalan kembali, meskipun belum semua wilayah, namun tentu disesuai dengan skala prioritas tergantung wilayah Kecamatannya.

“Sesuai dengan izin Kepala Kanwil Kemenag Sumsel serta menindaklanjut himbauan Gubernur Sumsel agar kembali mengaktifkan petugas P3N di wilayah Sumsel, untuk itu kita Kemenag OKU Timur siap melaksanakannya dan segera akan melakukan perekrutan petugasnya,” kata Rosyid.

Lalu lanjutnya, saat ini Kabupaten OKU Timur hanya memiliki sebanyak 21 penghulu (Kepala KUA.red) yang harus melayani semua pencatatan nikah atau jadwal pernikahan disetiap kecamatan, sehingga hal ini membuat pencatatan nikah masyarakat sering terhambat, karena keterbatasan tenaga petugas.

“Bayangkan satu penghulu melayani sekian banyaknya masyarakat disetiap desa dalam satu kecamatan, tentu tidak akan tercaver. Sehingga memang perlu penambahan petugas. Insyaallah  pada awal 2019 nanti walalupun belum seluruh kecamatan, namun petugas P3N sudah ada dan akan disesuaikan dengan skala priotitas,” katanya.

Ditambahkan, saat ini pihaknya juga sedang melakukan pemetaan wilayah untuk melihat berapa banyak kebutuhan P3N di setiap kecamatan yang ada di OKU Timur. Sedangkan untuk diwilayaah perkotaan yang sekiranya bisa di backup oleh penghulu atau kepala KUA bisa menyesuaikan, namun tetap akan diperhatikan.

“Dari hasil pemetaan itu nanti akan ketahuan jumlah kebutuhan P3N disetiap kecamatan. Jika dalam satu kecamatan butuh banyak petugas P3N, kita usahakan akan mengangkat semuanya. Sedangkan untuk mekanisme pemetaannya pihak KUA atau Penghulu nanti yang akan mengusulkan P3N kepada Kemenag OKU Timur, sehingga dari Kemenag akan merekomendasikan ke Kanwil Kemenag Sumsel sehingga bisa di SK kan,” jelasnya.

Sedangkan untuk persayaratan calon P3N lanjut Rosyid, pihaknya akan tetap mengacu pada persyaratan sebelumnya. “Diharapkan juga kalau bisa mantan-mantan P3N dulu yang sudah memenuhi syarat dan yang sudah berpengalaman di P3N jika berkeinginan tentu akan kita prioritaskan kembali,” harapnya.