Akibat Tempat Tinggalnya Jadi Titik Tempur, Ratusan Warga Terpaksa Dievakuasi

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Ratusan masyarakat di Kampung Tegal Arum dan Batu Marta terpaksa diungsikan ke lokasi pengungsian yang berada di wilayah Bukit Napuh, Kecamatan Martapura OKU Timur. Hal ini terjadi karena wilayah tempat tinggal masyarakat tersebut menjadi titik pertempuran antara TNI AD dan Tiongkok Raya maupun Netira.

TNI AD mengerahkan personilnya untuk mengevakuasi warga yang terdampak dari pertempuran. Warga dievakuasi menggunakan beberapa kendaraan. Bahkan ada warga yang masih sempat membawa hewan ternak berupa kambing ke lokasi pengungsian.

Masyarakat yang terbiasa hidup di rumah masing-masing sekarang harus hidup bersama di bawah tenda-tenda yang sudah didirkan pihak TNI AD di lapangan sepak bola Bukit Napuh.
Pengungsian ratusan masyarakat ini merupakan rangkaian kegiatan Pelatihan Antar Kecabangan (Ancab) 2018 yang diselenggarakan oleh TNI AD.

Danramil Martapura yang diperankan Kapten Inf Supriyono, saat memberikan himbauan kepada pengungsian, Rabu (14/11/2018), mengatakan saat ini masyarakat sedang berada di pengungsian di Kelurahan Bukit Napuh demi misi kemanusiaan. Karena sebentar lagi daerah ini akan menjadi titik pertempuran.

Agar masyarakat pengungsi tidak kesulitan di tempat penampungan kami sudah menyedikan tenda untuk perempuan dan laki-laki, fasilitas umum dan dapur umum juga sudah disediakan. Tentu situasi di pengungsian berbeda dengan di rumah. Untuk pelayanan kesehatan juga sudah disediakan, sehingga pengungsi bisa makan, mandi dan tidur,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, di pengungsian masyarakat didata oleh petugas, agar diketahui identitas pengungsi yang berada di penampungan. “Seluruh warga yang mengungsi ini telah didata oleh petugas agar mudah untuk dicari apabila ada pihak keluarga yang mencari,” tambahnya.

Sementara, Dandin 0403 OKU Letkol Arm Agung Wiidodo melalui Kasdim Mayor Inf Syukrianyo SIP menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini dalam rangka latihan Ancab TNI AD yang dilaksanakan oleh Kodiklat AD.

“Sekenarionya musuh dari Tiongkok Raya maupun Netira sudah melakukan infasi di Sumbagsel mendarat di Palembang menuju Baturaja, dan Martapura, Brigif 13 Kostrad sebagai Satgas Darat yang akan melakukan penindakan terhadap musuh,” jelasnya.

Dijelaskannya, Kodim 0403 OKU sebagai satuan tugas teritorial melalukan tugas teritorial dengan mengusikan masyarakat dari yang berada di petak serangan dari Kampung Tegal Arum dan Batu Marta diungsikan di Bukit Napuh sebanyak 300 orang.

“Tujuannya agar masyarakat sipil tidak menjadi korban pertempuran. Di tempat pengungsian dilakukan secara manusiawi. Untuk titik pengungsian kita bagi dua sektor di Tebat Sari dan Bukit Napuh,” jelasnya.