Mahasiswa Harus Mampu Berbaur ke Masyarakat

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an dan Dakwah STIT Misbahul Ulum Gumawang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H dengan mengadakan santunan anak yatim-piatu dan kegiatan agama lainnya. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjalin Ukhuwah, Menebar Berkah”. Kegiatan ini dilaksanakan di Mushola Al Ikhlas desa Jati Mulyo I Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten OKU Timur dengan penceramah Kyai Muhadi.M.Pd.I yang juga Dosen STIT Misbahul Ulum Gumawang.

Menurut ketua umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an dan Dakwah Dian Arif Maulana mengatakan, bahwa mahasiswa juga harus bisa berbaur ke masyarakat karena hal tersebut guna mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada kesempatan itu pula ibu-ibu Muslimat juga menyantuni anak yatim-piatu dan kaum duafa.

“Mahasiswa tidak hanya mengadakan kegiatan di dalam kampus saja, namun mahasiswa harus mampu berbaur dengan masyarakat. Supaya dapat mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Sementara, KH. Komarudin salah satu, tokoh Agama Desa Jati Mulyo menyampaikan, pihaknya menyambut baik kegiatan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an dan Dakwah yang langsung terjun kemasyarakatan, karena dapat memberikan edukasi dan wawasan bagi masyarakat sekitar khususnya Desa Jati Mulyo I.

“Seyogyanya mahasiswa harus bermasyarakat, selain melakukan pengabdian masyarakat namun mahasiswa juga harus mendengarkan aspirasi rakyat sebagaimana mahasiswa merupakan penyambungan lidah masyarakat,” ujarnya.