Dorong Kesadaran Pelajar Akan Bahaya Korupsi

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Anti Korupsi International Kejaksaan Negeri OKU Timur mengajak pelajar, baik tingkat SMP sederajat maupun tingkat SMA sederajat membuat video pendek dengan bertemakan anti korupsi. Lomba video pendek dengan tema tentang Anti Korupsi.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU Timur Ismaya Hera Wardanie SH MHum, didampingi Kasi Intel Yul Khaidir SH mengatakan, lomba vidoe tersebut bertujuan untuk mendorong kesadaran pelajar agar mengetahui tentang tindak pidana korupsi. Selain itu melalui lomba video tersebut untuk mengembangkan kreasi pelajar dengan tema Anti Korupsi sehingga kedepan generasi muda tidak akan melakukan tindakan korupsi.

“Lomba film pendek dengan tema anti korupsi ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar terbentuk karakter anti korupsi sejak dini. Membuat kreasi dengan tema anti korupsi serta membangun mindset anti korupsi kepada pelajar,” kata Kejari OKU Timur, seusai penilaian film pendek di kantor Kejari OKU Timur, Kamis (6/12/2018).

Lalu lanjut Kajari, video pendek Hari Anti Korupsi Internasional untuk tingkat SMP yang masuk sebanyak 25 video dari 25 sekolah. Kemudian disaring menjadi 11 finalis untuk diambil juara satu hingga tiga. Sedangkan untuk tingkat SMA ada lima video dan menjadi finalis untuk menjadi juara satu hingga tiga. Sedangkan pengumuman bersamaan dengan puncak Hari Anti Korupsi Internasional pada Senin (10/12/2018) mendatang.

“Untuk pemenang nanti kita umumkan pada puncak peringatan tanggal 10 Desember. Adapun penjurian kita melibatkan berbagai instansi yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Inforkom, Inspektorat, Jurnalis dan narasumber workshop. Selain film pendek, kita juga mengadakan lomba karate, karena sesuai filosofi karate yaitu jujur, sportifitas dan disiplin,” tambahnya.

Kajari juga menambahkan, setelah melihat video pendek hasil karya pelajar di Bumi Sebiduk Sehaluan ini ternyata sudah bagus dan cukup menghibur. Serta dengan kegiatan ini pembekalan tentang anti korupsi agar generasi muda memiliki pola pikir untuk tidak korupsi.

“Harapan kita dengan kegiatan ini akan melahirkan pola pikir positif bagi generasi muda khususnya bagi anak-anak pelajar. Karena itu kedepan diharapkan karya-karya generasi muda akan semakin berkualitas,” ungkapnya.

Untuk penjurian sendiri, selain dari Kejari OKU Timur juga melibatkan instansi terkait, dimana tim Juri terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Drs M Ali MM, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi H Sepala Hamdani, ada perwakilan dari Inspektorat serta Ketua Persatuan Wartawan (PWI) OKU Timur Edward Ferdinant SH.