Warga Martapura Heboh, Penemuan Mayat Terapung di Sungai

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Warga Tepian Komering (Tekom) Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura sempat dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas (Mr X) yang mengapung di sungai Komering. Sontak membuat warga berkumpul karena ingin tahu akan penemuan mayat tersebut, pada Sabtu (8/12/2018).

Informasi yang dihimpun di lapangan, saksi pertama penemuan mayat ini Adi (22) salah satu warga Tepian Komering. Sekitar pukul 09.00 WIB dirinya hendak mencuci motor di sungai, lalu dia melihat sesosok mayat laki-laki dalam posisi telungkup di sungai tersebut.

“Setelah melihat mayat, saya langsung memanggil teman untuk menggunakan perahu agar dapat membawa mayat kepinggir sungai,” kata Adi saat diwawancarai wartawan di kediamannya.

Selepas mengevakuasi mayat dirinya segera melapor ke pihak yang berwenang untuk melakukan tindakan selanjutnya. “Saat ditemukan, mayat masih menggunakan celana pendek warna hitam. Serta terlihat dugaan seperti ada bekas luka benda tajam di bagian tubuhnya,” pungkasnya.

Sementara, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra S.IK saat dikonfirmasi membenarkan akan penemuan mayat di Tepian Komering Desa Tanjung Kemala Kecamatan Martapura. Kemudian, setelah menerima laporan dsri masyarakat, anggota langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Iya ada penemuan mayat di Desa Tanjung Kemala pagi ini, anggota kita langsung menuju lokasi dan benar mayat sedang terapung. Kemudian kita angkat dan kita evakuasi bersama-sama warga sekitar,” pungkasnya.

Lalu lanjut kata dia, saat dievakuasi pihaknya tidak menemukan tanda pengenal korban. Untuk sementara ini tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak kepolisian ialah mengidintifikasi mayat terlebih dahulu. Mayat yang dilaporkan oleh warga saat ini sudah berada di RSUD Martapura untuk dilakukan visum.

“Mayat tersebut belum diketahui identitasnya dan penyebabnya karena apa, yang pasti utama dilakukan yakni mengidentifikasi terlebih dahulu mayat tersebut. Sementara belum bisa dipastikan jelas apa motifnya dan kita masih menunggu hasil visumnya keluar dari pihak RSUD,” terangnya.