Janda Tua Miskin Akhirnya Dapat Bantuan Dari Pemerintah

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Bupati OKU Timur H Kholid Mawardi melalui Dinas Sosial OKU Timur memberikan bantuan berupa sembako kepada janda tua di desa Margomulyo Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Pemberian bantuan tersebut bentuk kepedulian Bupati OKU Timur H Kholid Mawardi kepada janda tua benama Mesinah (60). Nenek tua itu hidup dalam rumah yang tidak layak ditempati. Dinding rumahnya terbuat dari papan dan lantainya tanah.

“Saya dapat telpon dari Bupati untuk memberikan bantuan kepada Masinah. Tadi dari Dinsos memberikan bantuan sembako kepada Mesinah,” ungkap Kepala Dinas Sosial OKU Timur Juwariyah, SE MM.

Lebih lanjut mengatakan bahwa sebelumnya dirinya sudah mendapat informasi dari media bahwa di daerah tesebut ada janda yang hidup di rumah tidak layak huni.

“Ketika disurvei ke tempat ternyata benar janda itu memang hidup di rumah tidak layak huni, ada satu anak tapi jauh dan sudah berkelurga,” jelasnya.

Selanjutnya rumah tersebut akan mendapatkan bantuan. Karena rumah tersebut masuk katagori rumah tidak layak huni.

“Rumah tesebut sekarang sedang di ajukan dan insyaallah nanti dari dinas sosial dapat bantuan perbaikan rumah,” imbuhnya.

Sementara Bupati OKU Timur, H Kholid Mawardi mengatakan, dirinya sudah memerintahkan dinas terkait untuk membantu Masinah.

“Setelah saya membaca berita saya langsung memerintahkan Kadin Sosial OKU Timur untuk mengecek keberadan Masinah dan memberikan bantuan yang layak,” pungkasnya.

Sebelum diberitakan Mesinah (60) yang tinggal sebatang kara karena ditinggal suaminya meninggal, Giem meninggal saat anaknya masih dalam kandungan empat bulan, dirinya membesarkan anak seorang diri dan dirinyakan memutuskan tidak menikah lagi sampai sekarang.

Turiman anak satu satunya yang dibesarkan dengan kasih sayangnya kini sudah menikah dan menjadi seorang ayah dari ke tiga buah hati pernikahanya denagan Mujinah . Untuk memenuhi kebutuhan kelurganya Turiman bersama keluarga harus bertahan hidup di rantauan di desa Umbul Uok kecamatan Way Kanan kabupaten Lampung Utara,dan meninggalkan ibu tercinta sendiri di rumah.

Mesinah menceritakan, untung dirinya tinggal di lingkungan yang baik, tetangga kanan kirinya ini lah yang membatu dalam penerangan listrik dan kebutuhan ekonomi dirinya, ada yang memberi beras, minyak, gula dan kebutuhan lainya. Terkadang dirinya merasa malu tapi mau gimana lagi untuk bekerja saja sudah tidak mampu sekarang dia sudah pasrah dengan yang diatas.

“Dulu pada tahuan 2000 an saya pernah dapat bantuan uang tunai. Entah sekarang saya tidak mendapat bantuan lagi dari dinas Sosial ,dinas Kesehatan ataupun bantuan beras maupun PKH (Keluarga Harapan),” jelas dengan nada sedih.