Jembatan Penghubung Dusun Reot, Pemerintah Desa Tutup Mata

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Karena telah termakan usia lantai jembatan penghubung antara Dusun 3 dan 4, di wilayah Desa Sukamulya Kecamatan Semendawai Suku mendesak diperbaiki. Lantai jembatan tersebut yang hanya terbuat dari kayu ini mulai rapuh. Tentunya hal tersebut sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas. Meskipun jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, namun menjadi akses bagi masyarakat yang akan ke sawah atau ladang.

Menurut Sadimin salah satu tokoh masyarakat Desa Sukamulya mengatakan, memang kondisi jembatan tersebut perlu adanya perbaikan dari pemerintah desa. Karena apabila hanya di bangun dengan kayu lagi, tentu tidak akan bertahan lama, malah akan membahayakan keselamatan pengendara saat melintas.

“Kalau jembatan dari kayu, tentu semakin lama akan rapuh, sehingga akan berakibat pada keselamatan pengendara. Maka kita berharap pemerintah desa dapat memperhatikan kondisi ini. Kan ada ADD yang bisa di alokasikan untuk membangun jembatan tersebut,” katanya.

Lalu lanjut kata Sadimin, sebelumnya masyarakat sudah pernah melakukan musyawarah dengan pemerintah desa. Namun sampai pada saat ini belum ada pembangunan secara permanen.

“Kalau masyarakat yang harus membangun dengan swadaya tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Maka kita meminta kepada pemerintah desa agar mengalokasikan ADD untuk pembangunan jembatan antar dusun ini,” jelasnya.

Sementara, Dwi salah satu tokoh pemuda Desa Sukamulya, juga prihatin melihat kondisi jembatan yang sudah reot tersebut. Dirinya sangat mengharapkan kepada pemerintah desa bisa memperhatikan kondisi jembatan yang hampir roboh karena sudah termakan usia tersebut.

“Jembatan kayu tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar dua tahun yang lalu. Namun karena hanya dari kayu jadi saat ini sudah mulau lapuk dan reot termakan usia. Padahal jembatan tersebut tidak terlalu panjang, namun kenapa pemerintah desa tidak memperhatikan kondisi ini, bahkan dalam musyawarah sudah disepakati akan di bangun pada tahun ini, namun sudah sampai ahir tahun belum juga ada perbaikan,” pungkasnya.