Beranda Berita Jambu Kristal OKU Timur Masuk Swalayan

Jambu Kristal OKU Timur Masuk Swalayan

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Kabupaten OKU Timur merupakan kabupaten yang memiliki potensi hasil pertanian dan perkebunan yang cukup besar. Selain beras, kabupaten OKU Timur juga memiliki hasil perkebunan yang cukup baik salah satunya jambu kristal asal Desa Cempaka. Dimana untuk proses pemasarannya, jambu Kristal OKU Timur saat ini maupun telah masuk ke pasar swalayan diantaranya Giant Palembang, Carefour dan Transmart Lottemart Jakarta dengan jumlah pengiriman mencapai 800 kwintal dalam satu minggu.

Demikian diungkapkan Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat melakukan panen jambu kristal di Kecamatan Cempaka.
Dikatakan Kholid, mengingat potensi hasil berkebun sangat besar, untuk itu dirinya mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab OKU Timur untuk berkebun.

“Hasil dari berkebun cukup besar dengan catatan harus dirawat dan dikelola dengan baik. Bahkan hasilnya lebih dari gaji PNS,” jelas Kholid.

Dikatakan, untuk memudahkan akses masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, kedepan pihaknya juga akan mengupayakan agar infrastuktur dipesisir komering dapat lebih baik. Bahkan dirinya juga sudah meminta bantuan ke Pemprov Sumsel untuk biaya pembanguan infrastuktur jalan.
“Untuk akses jalan akan kita bantu tahun depan dan provinsi juga sudah menganggarkan sekitaer Rp300 miliar untuk pembangunan jalan di OKU Timur,” tambahnya.

Sementara, Yapani pemilik kebun jambu Kristal di Desa Cempaka menambahkan, saat ini dirinya telah mengembangkan tanaman jambu kristal diatas lahan seluas 1,5 hektar. Namun secara keseluruhan di Kecamatan Cempaka lahan yang ditanami jambu kristal saat ini sudah mencapai 3 hektar. Sedangkan dalam mengelola kebunnya,dirinya memperkerjakan sebanyak 5 hingga 10 orang untuk membantu proses panen dan membungkus buah jambu.

“Saat ini total pengiriman kita baru mencapai 800 kwintal per minggu ke swalayan-swalayan. Sedangkan permintaannya hingga dua ton per minggu. Untuk harga saat ini masih berkisar Rp20 ribu per kilogram,” katanya.

Dirinya berharap, kedepan Pemkab OKU Timur dapat mendukung daerah Cempaka untuk dijadikan destinasi kunjungan agrowisata buah. Namun tentunya harus didukung dengan akses jalan dan sarana transportasi ke lokasi yang memadai.

“Sedangkan bagi masyarkat yang belum mampu untuk berkebun sendiri, kita minta agar pemerintah bisa membantu masyarakat agar perkebunan di Bumi Sebiduk Sehaluan lebih berkembang dan maju,” tambahnya. (rel)