Masuki Musim Tanam, Ketersedian Pupuk Masih Aman

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Memasuki awal musim tanam tahun 2018 hingga 2019 kebutuhan pupuk untuk petani masih aman dan tidak mengalami kekurangan, meskipun permintaan petani cukup tinggi. Hal disebabkan karena ketersediaan pupuk urea yang siap disalurkan di gudang martapura sebanyak 1.765.800 kilogram urea, Npk 814.800 kilogram. Sedangkan untuk di gudang Belitang terdapat pupuk Urea 2.760.800 kilogram dan pupuk Npk 254.300 kilogram.

Menurut Darma Iryanto selaku Kepala Penyalur Pupuk Kabupaten (PPK) Kabupaten OKU Timur, saat diwawancarai wartawan mengatakan, stok pupuk yang saat ini tersedia di gudang martapura berjumlah 1.765.800 kilogram urea, Npk 814.800 kilogram. Kemudian untuk di gudang Belitang terdapat Urea 2.760.800 kilogram dan Npk 254.300 kilogram. Stok tersebut untuk memenuhi kebutuhan pupuk untuk tiga kabupaten yakni OKU Timur, OKU, dan OKU Selatan.

“Kebutuhan Pupuk saat ini cukup untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di OKU Raya, karena untuk kedepan akan terus mengalami penambahan, karena kita mencatat ketersediaan pupuk yang siap untuk disalurkan,” katanya.

Lanjut kata dia, pengiriman pupuk untuk petani biasanya sesuai dengan permintaan. Sehingga petani tidak perlu khawatir akan kehabisan atau tidak mendapatkan jatah pupuk, karena seluruh kebutuhan sudah diakomodir dan siap untuk dikirimkan kepada petani.

“Stok yang ada di gudang cukup, semuanya akan terpenuhi. Jadi petani tidak perlu khawatir akan kekurangan stok pupuk,” lanjutnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sekarang ini ada juga stok yang masih dalam tahap pengiriman atau instanding, untuk gudang di Martapura pupuk Urea mencapai 480.000 kilogram dan Npk sebanyak 223.000 kilogram sedangkan di gudang Belitang pupuk Urea yang masih dalam pengiriman sebanyak 796.750 kilogram dan Npk 205.900 kilogram.

Sementara Danang Petani asal Kecamatan Buay Madang mengatakan, dirinya berharap agar pada ujung tahun 2018 tidak ada petani yang kesulitan mencari pupuk ketika masa pemupukan padi.

“Harapan petani ketersediaan pupuk tetap ada sehingga petani tidak kesulitan untuk mendapatkan karena biasanya saat petani membutuhkan pupuk, ketersediaan akan menipis bahkan terkadang petani kesulitan untuk mendapatkan pupuk,” katanya.