Beranda Berita Kapolda Sumsel : Pelaku Kejahatan Harus Ditindak Tegas

Kapolda Sumsel : Pelaku Kejahatan Harus Ditindak Tegas

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Anggota kepolisian beserta jajarannya harus menindak tegas pelaku kejahatan yang melakukan kekerasan terhadap korbannya. Apalagi kasus Curas atau yang lebih dikenal dengan sebutan perampokan masih menjadi kasus yang menonjol di Sumsel. Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat Kunjungan Kerja (Kuker) ke OKU Timur pada Kamis (27/12/2018).

Dikatakan, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang tahun baru pihaknya sudah melakukan peningkatan pengamanan dan patroli. Termasuk juga di daerah-daerah perbatasan pihaknya juga melakukan patroli dan pengaman.

Pelaku begal harus dihadapi dengan cara yang tegas, terutama pelaku yang kejam terhadap korban. Pelaku yang kejam terhadap korban kita sikat. Serta pengaman menjelang tahun baru ini kita perketat,” kata Kapolda.

Saat disinggung tentang peredaran Narkoba menjelang pergantian tahun, Kapolda megungkapkan, pihaknya terus melakukan monitoring dan penangkapan terhadap para pelaku. Terakhir pihaknya berhasil menyita barang bukti enam kilogram. Dua kali penangkapan terakhir pelaku Narkoba dikendalikan Napi Narkoba yang sedang mendekam di penjara.

“Saya sengaja keliling kunjungan ke daerah untuk mengetahui kondisi sebenarnya,” ungkap dia.

Sementara, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK mengatakan, pada Operasi Lilin 2018 yang berlangsung dari 23 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019, personil yang dilibatkan sekitar 500 orang dengan rincian 200 personil di Polsek dan 300 di Polres dibantu anggota TNI, Senkom, dan Dishub.

“Jumlah gereja yang ada di OKU Timur sebanyak 64 gereja. Untuk menunjang kegiatan pengamanan Polres OKU Timur mendirikan tiga Pos, dengan rincian satu Pos Pantau di Tanjung Kemala dengan 11 peronil, satu Pos Pelayanan di Pasar Martapura dengan 19 personil Polri didukung personil TNI, Dishub dan Senkom dan Pos PAM di Belitang yang melibatkan 32 personil Polri yang dibantu anggota TNI, Dishub dan Senkom,” jelasnya.