Beranda HUKUM DAN KRIMINAL Pelaku Begal, Satu Tewas Dua Didor

Pelaku Begal, Satu Tewas Dua Didor

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Satuan Reserse Kriminal Polres OKU Timur tidak sampai satu jam setelah menjalankan aksinya. Bahkan, salah satu tersangka meninggal dunia akibat dihajar masyarakat yang geram terhadap aksi pelaku. Ketiga pelaku tersebut adalah Almarhum Tobroni alias Jeje (23), Nurhawan (22) dan Nurman (29) warga Desa Riang Bandung Kecamatan Madang Suku II OKU Timur.

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang menjalankan aksinya di Desa Tanjung Agung Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Jumat (28/12) sekitar pukul 08.00 WIB, berhasil diringkus

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Ikang Ade Putra, saat ungkap kasus mengatakan, penangkapan ketiga pelaku begal ini berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui telah terjadi tindakan pencurian dengan kekerasan di jalan tanggul irigasi desa Tanjung Agung.

“Korban atas nama Sulastri (65), warga Desa Suko Dadi Buay Madang Timur. Sekira pukul 08.00 wib di daerah tanggul desa Tanjung Agung, ketiga pelaku melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap korban Sulastri, dengan menodongkan senpira ke arah korban serta berusaha merebut motor beat warna putih biru milik korban,” katanya.

Dikatakan Kapolres, sekira pukul 08.25 wib pihaknya mendapatkan Info dari masyarakat bahwa telah terjadi Curas. Kemudian anggota opsnal Polsek Buay Madang Timur dipimpin Kapolsek langsung melakukan pengejaran dan penghadangan dijalan terhadap ketiga tersangka. Pada saat melakukan pengejaran, salah satu tersangka berhasil ditangkap dan melakukan perlawanan dan bergumul dengan Bripda Sendi. Kemudian dilakukan penembakan ke arah kaki tersangka untuk dilumpuhkan.

“Sedangkan pelaku lainnya yang sedang melakukan penodongan terhadap korban sulastri, melihat kedatangan bantuan anggota opsnal, berusaha melarikan diri. Sehingga dilakukan pengejaran dan tindakan tegas dengan menembak kaki sebelah kanan pelaku dan pelaku terjatuh,” pungkasnya.

Tak lama berselang, lanjut kata dia, datang warga Desa Tanjung Agung yang sedang panen padi di TKP ikut melampiaskan kekesalannya terhadap pelaku. Ketiga tersangka berhasil diamankan, sementara 1 tersangka meninggal dunia di perjalanan pada saat menuju Puskesmas BK 3 akibat dikeroyok masyarakat. Selanjutnya ketiga tersangka dibawa ke Puskesmas BK 3 guna dilakukan pengobatan dan Visum.

“Kami berterimakasih dan mengapresiasi masyarakat yang sigap dan berani melaporkan dan melakukan perlawanan terhadap pelaku begal. Almarhum Jeje sendiri baru empat bulan lalu keluar tahanan atas kasus yang sama dan buronan Poltabes Palembang. Sementara pelaku lainnya juga punya catatan kriminal yang sama sebelumnya. Kami tidak segan-segan bertindak tegas bagi pelaku kriminal di OKU Timur,” tegas Kapolres.

Selain mengamankan pelaku curas, polisi juga menyita barang bukti berupa satu senpira jenis Revolver warna silver bergagang kayu warna hitam, satu butir amunisi FN cal 9 MM aktif, satu selongsong peluru FN cal 9 MM, satu bilah sangkur bergagang warna hitam, satu buah pisau warna krom bergagang kayu warna kuning, satu set kunci T, Dompet warna hitam, Uang Rp 20.000, KTP Sementara a.n Tobroni dan STNK Motor Honda Revo BG 5877 ACE a.n AGUS SALIM alamat Palembang.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima belas tahun,” ujarnya.