2019 Pemkab OKU Timur Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur akan meningkatkan pembangunan infrastruktur.  Pembangunan infrastruktur ini dilaksanakan dengan dana sekitar 341 Miliar untuk infrastruktur jalan Kabupaten dan 315 Milyar untuk infrastruktur jalan Provinsi. Hal ini disampaikan oleh Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi didampingi Sekda Jumadi S.Sos, MM ketika menggelar coffee morning bersama wartawan di Media Centre Pemkab OKU Timur, Jumat (4/1/2019).

“Kami akui jika ada yang menilai pembangunan infrastruktur pada tahun sebelumnya gagal, tapi pada tahun 2019 infrastruktur akan kita tingkatkan dengan dana sekitar 341 Miliar untuk infrastruktur jalan Kabupaten sedangkan 315 Milyar untuk infrastruktur jalan Provinsi.
Semoga dengan dana sebesar ini, bisa membangun jalan yang ada di Kabupaten OKU Timur mulus dan masyarakat nyaman apabila melewatinya” harap Bupati.

Dikatakan Bupati, bahwa tahun pertama menjabat di tahun 2016 merupakan masa sulit. Karena pihaknya tidak ikut menyusun anggaran karena sudah disusun okeh Pjs bupati. Ada kelebihan sertifikasi guru Rp 62 miliar dan harus dikembalikan dan itu menjadi kewajiban daerah, sehingga OKU Timur harus mengurangi beberapa kegiatan dan memangkas DAU.

“Tahun 2016, juga menjadi ujian terberat untuk  WTP,  karena temuan BPK sangat besar. Namun berkat kegigihan, WTP tetap diraih OKU Timur, meskipun saat itu anggaran tidak sehat. Sehingga dampaknya pembangunan di Bumi Sebiduk Sehaluan stagnan dan tidak ada kejutan,” pungkasnya.

Mantan anggota DPRD OKU ini juga melanjutkan, pada 2017 anggaran sudah sehat sehingga kembali meraih WTP keenam. Saat itu dirinya mengatakan bagaimana caranya DAU harus naik jika selama ini hanya sekitar Rp130 miliar hingga Rp150 miliar.

“Maka untuk meningkatkan DAU, salah satunya menjalin kerjasama dengan BPS melakukan survey lokal dan hasil dijadikan landasan menentukan DAU. Dari Rp700 miliar lebih pada  2017, DAU mengalami kenaikan menjadi Rp 800 miliar lebih. Sedangkan untuk insentif daerah dari Rp 8 miliar naik menjadi Rp 32 miliar. Serta ada juga peluang dana bagi hasil SDA OKU Timur dapat bagian Rp93 miliar untuk 2019,” paparnya.