Beranda HUKUM DAN KRIMINAL Sempat Saling Tembak, Keempat Perampok Didor

Sempat Saling Tembak, Keempat Perampok Didor

575
0
BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Jajaran Polres OKU Timur berhasil menembak mati empat spesialis perompok rumah di Desa Wonodadi Asri Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur lantaran pelaku kejahatan tersebut melawan petugas menggunakan senjata api rakitan sehingga terjadi aksi saling tembak antar polisi dan pelaku perampokan, yang membuat pelaku perampokan meninggal dunia.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH S.IK didampingi Wakapolres Kompol God Parlasro Sinaga, SH SIK MH dan Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra SIK saat konfrensi pers mengatakan, perampokan ini berlangsung senin pagi (7/1/2019) sekira pukul 02.00 Wib di Desa Wonodadi Asri, Kecamatan Buay Madang Timur dirumah korban atas nama Wagimin (50).

“Benar, dini hari tadi ada empat pelaku curas atau perampok yang ditangkap. Semua meninggal dunia,” terangnya.

Lanjut Kapolres menjelaskan, tiga dari keempat pelaku merupakan warga dari Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung yakni Mu’sar (46), Samsul (43) dan Tri Jadno, namun satu dari Desa Rowodadi Kec Buay Madang Timur Kab OKU Timur atas nama Saipulloh (43).

“Komplotan rampok ini merupakan TO kami, sebab informasi yang kami dapat keempat pelaku ini akan melakukan perampokan sebelum tahun baru kemarin, namun dibatalkan dan baru lah dini hari tadi mereka beroperasi”, jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, keempat pelaku melancarkan aksinya dengan cara mendobrak pintu belakang dan langsung menodongkan senpi ke arah korban seraya memaksa meminta perhiasan dan tempat penyimpanan uang juga sarang burung walet miliknya. Tak hanya itu, pelaku juga membawa kabur dua unit sepeda motor milik korban untuk kabur. Namun aksi mereka sudah dihendus petugas dan terjadilah pengejaran juga baku tembak yang menyebabkan keempatnya harus tersungkur mencium tanah.

“Saat ini keempat jenazah pelaku perampokan telah berada di RSUD. Petugas masih melakukan penyelidikan dan mencari identitas keempat pelaku perampokan yang ditembak mati”, tandasnya.

Selain itu pihak kepolisian juga membawa barang bukti berupa tiga pucuk senpi rakitan, 13 butir peluru, satu samurai, satu pisau, satu buah linggis, dua unit motor, lima buah handphone, lima kilogram sarang walet siap jual, dua buah perhiasan serta lima buah jimat.