Beranda Berita Lubang Jalan Semakin Besar, Tiga Mobil Terjebak di Jalan Provinsi

Lubang Jalan Semakin Besar, Tiga Mobil Terjebak di Jalan Provinsi

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Tiga mobil sekaligus terjebak di jalan yang berlubang sehingga menimbulkan kemacetan. Kejadian tersebut terjadi di jalan Provinsi BK 5 tepatnya di wilayah Kecamatan Buay Madang Timur. Hal ini membuat warga berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk segera memperhatikan kondisi Jalan Provinsi yang berada di Kabupaten OKU Timur. Mengingat jalan tersebut sangat meresahkan para pengguna jalan.

Menurut Ngadiman salah satu warga Buay Madang Timur mengatakan, memang tadi ada truk yang terjebak di jalan yang berlubang. Lalu datang mobil bus yang mengambil jalan pinggir untuk melintas. Namun karena kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur bukanya mobil jalan, malah terjebak di jalan berlubang.

“Jadi mobil bus harus ditarik, untuk bisa keluar dari jalan yang berlubang. Mengingat kalau tidak ditarik, mobil bisa terguling,” katanya.

Lalu tak lama berselang, karena jalan hanya bisa dilalui satu jalur, membuat lubang jalan semakin dalam, akan tetapi datang mobil satu lagi yang melintas dan kembali terjebak di lubang. Memang kondisi jalan provinsi yang ada di OKU Timur kondisinya rusak parah, terlebih seringnya hujan semakin membuat jalan semakin rusak.

“Jika jalan provinsi ini tidak segera dilakukan perbaikan, maka kerusakan akan semakin parah dan akan semakin banyak korban mobil yang terjebak, bahkan terguling,” jelasnya.

Sementara Anang, salah satu penguna jalan yabg melintas, kondisi jalan provinsi yang ada di OKU Timur, kondisimya memang sangat membahayakan keselamatan jiwa pengendara. Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti mobil terguling dan mobil yang terjebak, tentunya masyarakat berharap pemerintah harus cepat dan tanggap untuk menanggulangi hal tersebut.

“Sudah lama jalan itu berlobang -lobang. Takutnya karena lobang itu, orang yang bawa sepeda motor jatuh, belum lagi jika ada kendaraan roda empat yang terjebak seperti ini, jalan menjadi macet,” imbuhnya.

Lalu lanjut kata dia, kalau perbaikan hanya dilakukan dengan menimbun atau tambal sulam saja, tentunya tidak akan bertahan lama dan cepat rusak. “Kita berharap pembangunan jalan provinsi ini bisa secara menyeluruh dan tidak tambal sulam saja,” harapnya.