Beranda OKU TIMUR Upayakan Pelayanan Publik yang Prima Untuk Kemajuan Desa

Upayakan Pelayanan Publik yang Prima Untuk Kemajuan Desa

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Guna membahas lebih rinci tentang program-program peningkatan pelayanan publik, Pemerintah Desa (Pemdes) Sribudaya Kecamatan Belitang Mulya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur kembali menggelar pertemuan. Pertemuan tersebut dilakukan bersama unsur masyarakat, kelompok perempuan, tokoh masyarakat, bidan desa, pendamping desa serta pendamping lokal desa. Pertemuan yang diadakan di balai desa Sribudaya, Ahad (20/1/2019).

Menurut Suwadi selaku perwakilan Pendamping Desa mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan diskusi awalan bersama Kepala Desa Sribudaya, ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Dalam pertemuan yang kedua ini membahas hal-hal tersebut lebih rinci lagi.

“Salah satu yang menjadi bahan pertemuan hari ini adalah menggali jawaban atas langkah pengembangan dan pengoptimalan kembali kegiatan-kegiatan yang selama ini telah ada di desa tetapi belum dimaksimalkan oleh masyarakat sekitar seperti kegiatan posyandu balita, ibu hamil dan lansia serta kegiatan lainnya,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Sribudaya Heriyanto, menyampaikan bahwa, sebagian besar masyarakat masih banyak yang melakukan pelayanan posyandu di luar desa. Pelayanan bidan desa dan kegiatan posyandu yang selama ini telah didorong keberadaannya di desa masih belum dimanfaatkan secara optimal.

“Pertemuan hari dilakukan selain memberikan sosialisasi terkait pemanfaatan pelayanan kesehatan serta kegiatan lainnya yang ada di desa. Kegiatan ini juga dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan saran kepada pihak Pemdes terkait hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki,” pungkasnya.

Lalu lanjut kata Kades, dalam pertemuan itu juga membahas tentang beberapa rencana kegiatan guna menstimulasi kemauan masyarakat. “Diantaranya menggerakan keberadaan kader desa dan pengalokasian insentive kader desa, penataan kembali sarana dan sarana pendukung kegiatan serta SDM pelaksana, sosialisasi dan edukasi pelayanan kesehatan yang ada di desa kepada msyarakat juga akan dilakukan dengan rencana pengalokasian media pembelajaran sederhana seperti spanduk, baleho dan selebaran,” jelasnya.

Selain itu, dirinya berharap agar upaya ini dapat mendorong agar masyarakat supaya dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada di desa sehingga tidak perlu jauh-jauh jika membutuhkan. Dengan memanfaatkan pelayanan yang ada artinya masyarakat berpartisipasi guna kemajuan desa.

“Kami akan terus mendorong upaya-upaya yang dianggap perlu guna memenuhi kebutuhan pelayanan bidang lainnya kepada masyarakat,” terangnya.