Beranda HUKUM DAN KRIMINAL Mobil Dinas PPPA Tabrak Motor, Dua Orang Meninggal

Mobil Dinas PPPA Tabrak Motor, Dua Orang Meninggal

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, Martapura – Kecelakaan Lalu lintas yang melibatkan kendaraan dinas milik Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Pemkab OKU Timur jenis Toyota Rush warna silver metalik dengan nomor polisi BG 74 Y dengan pengendara sepeda motor. Kecelakaan tragis tersebut menyebabkan meninggalnya ibu dan anak atas nama Tri Lindawati (33) warga Desa Sidomakmur Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur bersama anaknya DS (5) warga yang sama Selasa (22/1/2019) sekitar pukul 07.20 pagi. Mobil dinas tersebut dikemudikan oleh Muhammad Sigit (31) dengan penumpang kepala dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hj Yuniati (59).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, Selasa (22/1/2019) kecelakaan maut tersebut berawal ketika mobil dinas PPPA yang dikemudikan Sigit dengan penumpang kepala dinas PPPA melaju dari arah Belitang menuju Martapura. Setibanya di Tempat kejadian Perkara (TKP) mobil melebar ke kanan jalan dan pada saat yang sama dari arah berlawanan melaju sepeda motor jenis Jialing tanpa nomor polisi yang dikendarai Tri Lindawati berboncengan dengan anaknya DS (5).

Kemudian, baik mobil maupun sepeda motor tidak bisa mengendalikan kendaraan sehingga benturan keras tidak terelakkan hingga menyebabkan korban Tri Lindawati meninggal dunia akibat luka robek dipaha bagian kanan serta luka robek di jempol kaki kanan dan mengakibatkan korban. Demikian juga dengan anaknya DS yang meninggal dunia akibat luka lecet dibagian kepala serta luka robek di kaki kiri. Akibat dari kejadian tersebut kerugian sementara diprediksi sekitar Rp. 50 Juta.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Lantas  AKP Beni Nofiza, SH didampingi Kanit Laka Iptu Kahar saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Saat ini kata dia, kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dibawa ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan korban dibawa ke RSUD Martapura untuk proses outopsi.

“Mobil dinas dari Gumawang. Ketika di TKP kemungkinan mobil mengambil jalur dan pada saat bersamaan ada sepeda motor. Sehingga menyebabkan kecelakaan dan korban meninggal dunia,” katanya.