Beranda OKU TIMUR EKONOMI Tengkulak Bawa Duku Komering ke Jawa, Warga OKUT Kesulitan Menikmatinya

Tengkulak Bawa Duku Komering ke Jawa, Warga OKUT Kesulitan Menikmatinya

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, Martapura – Kendati duku Komering merupakan buah andalan yang paling dicari, namun duku Komering sangat sulit dijumpai di pedagang OKU Timur. Justru buah duku yang dijual di pasar Martapura bukan berasal dari pesisir Komering. Melainkan dari kabupaten lain mulai dari OKU Selatan, OKU, hingga Muaraenim dan Lahat. Sedangkan untuk duku Komering langsung dibawa pembeli dari kebun ke pulau Jawa dan tidak dijual di pasar Martapura.

Hal ini membuat warga Martapura, Kabupaten OKU Timur saat musim buah duku awal tahun 2019 ini kebingungan karena tidak bisa menikmati duku Komering.

Menurut Fahmi salah satu Warga Pulaunegara kepada wartawan mengatakan, harga duku Komering di bawah batang atau di kebun saat ini mencapai Rp. 8-9 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga jual dipulau Jawa dirinya mengaku tidak mengetahui karena harganya bervariasi. Sementara untuk harga duku dipasar Martapura kata dia berkisar antara Rp. 10-12 ribu per kilogram.

“Kalau mencari duku Komering saat ini sudah. Karena buah duku yang ada dibeli langsung dibawa ke seberang (pulau Jawa) mungkin ada juga sebagian yang dibawa ke Palembang yang dari daerah radian dan sekitarnya. Namun sebagian dibawa ke Pulau Jawa,” katanya, Selasa (29/1/2019).

Dikatakan Fahmi, saat ini duku Komering memang belum sepenuhnya dipanen karena belum masak dan masih sedikit getir karena memang belum masak sepenuhnya. Namun sebagian petani sudah menjualnya karena harga saat ini cukup stabil dan menggiurkan.

“Ada beberapa yang menjual duku Komering. Namun itu bukan duku dari panen langsung melainkan dari mengambil yang sudah terjatuh di tanah. Biasanya yang diatas batang sudah menjadi milik tengkulak yang akan membawa ke pulau Jawa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ikbal salah satu penjual duku di jalan lintas mengaku duku yang dijualnya berasal dari daerah OKU Selatan. Dirinya mengaku tidak mendapatkan duku Komering karena sebagian besar sudah dibeli oleh tengkulak dari pulau Jawa.

“Tadi saya dapat satu karung 20 Kilogram. Namun sudah dibeli orang. Kalau yang dijual ini semuanya duku dari OKU Selatan,” katanya.