Beranda PEMILIHAN UMUM KPU OKU Timur Targetkan 80 Persen Lebih Partisipasi Pemilih

KPU OKU Timur Targetkan 80 Persen Lebih Partisipasi Pemilih

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKUTIMUR – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten OKU Timur menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 17 April mendatang mencapai 80 persen. KPU bahkan optimis angka tersebut terlampaui mengingat tingkat kecerdasan pemilih masyarakat OKU Timur cukup tinggi.

Ketua KPUD OKU Timur, Herman Jaya melalui Komisioner divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat Yuliansyah SE pada acara Sosialisasi Kepemiluan Berbasis 11 Komunitas untuk Pemilu Tahun 2019 di aula SMA Negeri 1 Belitang, Rabu (13/2/2019) mengatakan, dengan sosialisasi yang gencar diharapkan angka partisipasi pemilih mencapai 80 persen lebih.

“Kita berharap pemilu nanti tingkat partisipasi pemilih bisa mencapai 80 persen lebih. Karena partisipasi dalam setiap pemilu sering naik turun, tapi kita optimis untuk pemilu tahun ini bisa meningkat,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut kata Yuli, pihaknya memaksimalkan peran Relawan Demokrasi yang telah terbentuk beberapa waktu lalu. Bahkan saat ini relawan demokrasi yang terdiri dari 11 basis komunitas tersebut sudah turun ke masyarakat melakukan tugas mereka untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April mendatang.

“Jadi kepada relawan dan peserta sosialisasi, agar kedepan bisa menyampaikan kepada sanak keluarga, agar ikut serta memilih pada pemilu nanti. Relawan demokrasi harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya demokrasi, jadwal pemilu, tata cara pemberian suara, pengenalan peserta pemilu serta hal-hal lain yang dianggap sesuai kebutuhan basis ini harus di sampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Yuli, relawan demokrasi ditugaskan di setiap kecamatan yang ada di OKU Timur dengan tugas utama meningkatkan partisipasi pemilih saat pemilihan nanti. Adapun relawan demokrasi terdiri dari basis pemilih pemula, pemilih muda, basis keluarga, disabilitas, berkebutuhan khusus, komunitas perempuan, kelompok keagamaan, komunitas demokrasi, kaum marjinal, pemilih perempuan dan basis warga net.