Beranda Berita Harga Jagung Naik Turun, Petani Berharap Harga Bertahan

Harga Jagung Naik Turun, Petani Berharap Harga Bertahan

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, Martapura – Sejak dua minggu terakhir harga Jagung di Kabupaten OKU Timur mengalami penurunan senilai Rp 800. Sebelumnya, harga jagung per kilogram mencapai hingga Rp. 5.600 kini turun menjadi Rp. 4.800 per kilogram.

Menurut Sumarno (54) petani jagung asal Kecamatan Jayapura mengatakan, penurunan harga jagung tersebut disebabkan oleh musim panen yang mulai berlangsung. Kemungkinan penurunan harga tersebut akan terus terjadi seiring musim panen raya yang diperkirakan akan jatuh sekitar pertengahan bulan Maret mendatang.

“Petani jagung saat ini sangat senang dengan harga jagung yang cukup tinggi. Tahun-tahun sebelumnya harga jagung hanya sekitar Rp. 3 Ribu-Rp.4 Ribu per kilogram. Dengan kenaikan harga jagung tersebut tentu saja membuat petani bersemangat untuk melakukan penggarapan lahan,” paparnya.

Lalu lanjut kata Sumarno, dengan tingginya harga jual jagung tersebut membuat petani semakin bersemangat untuk menggarap bahkan membuka lahan baru yang sebelumnya terbengkalai karena harga jagung yang murah. Dirinya juga berharap harga tersebut tidak mengalami penurunan hingga musim panen raya tiba mengingat hukum ekonomi harga selalu anjlok setiap kali musim panen raya tiba.

“Mudah-mudahan harga tetap bertahan. Kasihan kami petani jika selalu dipermainkan harga saat panen raya tiba,” terangnya.

Sementara itu, Adi petani jagung asal kecamatan Bungamayang, mengatakan harga jual jagung saat ini diwilayah tersebut mencapai hingga Rp. 5.000 per kilogram. “Harga tersebut sudah mengalami penurunan dari sebelumnya hampir mencapai Rp. 6.000 per kilogram,” ujarnya.