Membahayakan Pengendara Bermotor, Warga Gotong Royong Aspal Jalan

KABAROKUTIMUR.COM, Martapura – Sejumlah pengendara yang melintas harus berhati-hati dan memperlambat laju kendaraan karena kerusakan jembatan yang ada di Wilayah Sungaituha, Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur sangat memprihatikan. Ditambah lagi dengan lubang jalan yang ada di tengah jembatan serta di dua sisi sambungan berlubang cukup dalam dan membahayakan bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat.

Hal ini membuat masyarakat sekitar yang dipimpin oleh tokoh masyarakat Sungai Tuha Sudarman Subki melakukan penimbunan dan pengaspalan lubang di jembatan tersebut. Penimbunan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di ruas jalan tersebut. Turut hadir dalam perbaikan jembatan tersebut lurah Sungai Tuha beserta sejumlah masyarakat yang perduli akan keselamatan pengendara.

Menurut Sudarman Subki atau yang lebih dikenal dengan panggilan H Ujang mengatakan, perbaikan jembatan tersebut dilakukan karena kondisinya sudah sangat darurat dan membahayakan pengendara. Terlebih pengendara yang tidak mengetahui jika ada kerusakan akan sangat membahayakan dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Disisi sambungan ada kerusakan dengan lubang yang dalam dan memanjang. Memang untuk mobil tidak terlalu berbahaya. Namun untuk sepeda motor sangat berbahaya. Sedangkan ditengah jembatan juga ada lubang yang menganga yang sangat membahayakan pengendara,” katanya ditemui dilokasi, Minggu (17/2/2019).

Lalu lanjut kata Sudarman, perbaikan yang mereka lakukan meski tidak sebaik dan sekuat pemerintah Pusat, namun diharapkan bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan yang melintas sehingga bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban.

“Hanya ini yang bisa kita lakukan untuk masyarakat. Mudah-mudahan bisa menjadi amal dan membawa kebaikan bagi masyarakat dan pengguna jalan. Memang tidak bertahan lama. Namun setidaknya perbaikan jalan ini bisa bertahan hingga perbaikan permanen oleh pemerintah pusat,” kata Sudarman yang juga merupakan calon anggota Legislatif dari Partai Berkarya Nomor urut 1.

Sementara itu, Nubi salah satu pengguna jalan yang sempat berhenti karena perbaikan jalan tersebut mengucapkan terimakasih atas kepedulian masyarakat sekitar yang dimotori oleh Sudarman Subki. Dikatakannya, selama ini kerap kemacetan dan was-was setiap melintas di jembatan karena adanya lubang jalan tersebut. Terlebih saat jam padat lalu lintas, pengendara kesulitan untuk mencari ruas jalan yang bagus.

“Kadang harus terjebak lubang karena kendaraan terutama mobil harus berhenti terlebih dahulu. Apalagi saat musim hujan. Lubang tidak terlihat sehingga sangat membahayakan,” pungkasnya.

Yang lebih berbahaya lagi kata dia, ketika kendaraan belum mengetahui kerusakannya. Pengendara biasanya mengemudikan kendaraannya cukup cepat, sehingga terkadang terpaksa harus membanting setir sangat sangat berbahaya karena kiri kanan jalan adalah sungai.

“Lubang di jembatan tersebut sangaah berbahaya, apalagi bagi pengendara yang belum pernah melintas di jembatan tersebut karena tidak mengetahui kondisi jembatan,” ujarnya.