Beranda OKU TIMUR Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Maksimalkan Pengelolaan Lahan Jadi Kolam Ikan

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Maksimalkan Pengelolaan Lahan Jadi Kolam Ikan

BAGIKAN
Foto : kepala Disnakan OKU Timur Ir Tubagus Sunarseno

kabarokutimur.com | Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur melalui Dinas Peternakan dan Perikanan akan melakukan pengelolaan sejumlah wilayah dengan melibatkan masyarakat dengan tujuan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga untuk meningkatkan dan memaksimalkan pengelolaan lahan pertanian dan peternakan di wilayah Bumi Sebiduk Sehaluan.

“Disejumlah wilayah cukup banyak waduk-waduk yang dibuat untuk memenuhi sumber air namun tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Itu bisa dimanfaatkan untuk menebar benih ikan sehingga masyarakat bisa meningkatkan perekonomiannya,” kata kepala Disnakan OKU Timur Ir Tubagus Sunarseno, saat dibincangi wartawan, Senin (25/2/2019).

Lalu, lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan perikanan di OKU Timur sebenarnya cukup banyak, namun karena minimnya pembiayaan, sehingga tidak dikelola dengan maksimal. Untuk itu pihaknya akan mencoba mengajukan kepada pemerintah pusat untuk memperoleh alat berat sehingga bisa digunakan untuk membuat kolam-kolam ikan.

“Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat dan untuk meningkatkan penghasilan perikanan di OKU Timur. Untuk bibit meskipun belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di OKU Timur, namun sudah bisa dikembangkan hanya tinggal menambah SDM lagi,” jelasnya.

Sedangkan untuk wilayah Jalur Komering, lanjut kata Tubagus, akan dikembangkan menjadi wilayah perikanan, mengingat potensi untuk menjadi wilayah perikanan sangat besar. Hanya saja masyarakat belum mengelola potensi yang ada sehingga pemanfaatannya tidak maksimal.

“Ada aliran sungai Komering disana. Jika dimanfaatkan dengan maksimal, masyarakat bisa meningkatkan perekonomian dari sektor perikanan tersebut. Masyarakat bisa melakukan pengembangan perikanan dengan membuat keramba-keramba disepanjang aliran sungai Komering seperti di beberapa daerah yang ada,” tutupnya.