Beranda HUKUM DAN KRIMINAL Pelaku Penembak Nyoman Sukarno Terus Diburu Polisi

Pelaku Penembak Nyoman Sukarno Terus Diburu Polisi

BAGIKAN
Foto: Kasat Reskrim Polres OKU Timur AKP M Ikang Ade Putra

kabarokutimur.com | Martapura – Pelaku perampokan di desa Karangmulya, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur yang menyebabkan korban Nyoman Sukarno (36) warga Karangmulya hingga meninggal dunia akibat terkena luka tembak pada Minggu (24/2/2019) lalu sekitar pukul 02.30 dinihari, terus diburu oleh jajaran Polres OKU Timur.

Para pelaku mengambil perhiasan korban sebanyak tujuh suku emas dan mengambil uang tunai milik korban sebesar Rp 65 Juta. Bahkan para pelaku yang diduga berjumlah empat orang tersebut selain menembak korban juga menganiaya istri dan kedua orangtua korban menggunakan senjata api.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra dikonfirmasi Rabu (27/2/2019) mengatakan, saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Bahkan kata kasat, Kapolres turun langsung ke Lapangan untuk melakukan penyelidikan dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban.

“Kapolres turun langsung ke lokasi melakukan pemeriksaan dan menemui keluarga korban,” kata Kasat.

Baca juga :

Selama Operasi Sikat Musi, Polres OKU Timur Ungkap Enam Kasus

Lantik Kades Tanah Merah, Bupati : Kades Harus Pahami UU Desa

Tak Hiraukan Tembakan Peringatan, Pelaku Curat Didor

Lalu lanjut Kasat, para pelaku diduga kuat merupakan sindikat dalam perampokan karena aksi yang mereka lakukan sangat rapi, terperinci dan sangat matang. Selain menggunakan senjata api, pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang tersebut juga terlebih dahulu mematikan MCB listrik dari luar.

“Aksi pelaku sangat rapi. Bahkan untuk mengelabui korban dan warga sekitar para pelaku menuju lokasi dengan berjalan kaki dan diduga meninggalkan kendaraan mereka dilokasi yang jauh sehingga tidak ada suara yang menyebabkan warga dan keluarga korban terbangun,” terangnya.

Selain itu, Kasat juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada meletakkan barang berharga dan masyarakat jangan takut mohon doanya dan kerjasama masyarakat yang mendukung pengungkapan segera di ungkapkan.

“Kami tidak akan segan-segan terhadap para pelaku untuk menindak tegas. Tidak ada toleransi terhadap para pelaku. Akan lebih baik jika pelaku menyerahkan diri,” tegasnya.