Beranda OKU TIMUR Jalin MoU dengan BPS, Pemkab OKU Timur Menuju Satu Data

Jalin MoU dengan BPS, Pemkab OKU Timur Menuju Satu Data

BAGIKAN

kabarokutimur.com | Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur melakukan kerjasama (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan survey inflasi di lapangan. Hal ini dilakukan guna menentukan kebijakan pemerintah sehingga benar-benar bersentuhan langsung dengan keinginan masyarakat. MoU dilaksanakan di ruang Bina Praja II Pemkab OKU Timur dihadiri sejumlah kepala OPD dan unsur terkait Senin (11/3/2019).

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan, MoU tersebut sangat berguna untuk sinkronisasi data sehingga kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah daerah benar-benar menyentuh masyarakat. Dengan adanya survey inflasi tersebut kata dia, kedepan diharapkan daya yang ada baik di BPS maupun di pemerintah daerah tidak ada perbedaan.

“MoU ini tujuannya agar OKU Timur memiliki satu data. Data ini sangat erat kaitannya dengan kebijakan yang akan diambil kepala daerah kedepan,” katanya.

Jika pemerintah sudah memiliki data konkrit dan sama, lanjut kata Bupati, maka kebijakan yang akan diambil sangat mudah dan bisa langsung diaplikasikan. Namun dirinya menghimbau kepada petugas yang akan melakukan survey harus memiliki data yang valid dan benar-benar sesuai.

“Jadi ini menjadi dasar pembangunan. OKU Timur satu data ini sama halnya dengan peta. Jika setiap daerah memiliki Peta, maka akan sulit untuk disinkronkan. Begitu juga halnya dengan hal ini. Seluruh OPD harus memiliki satu data, mulai dari kemiskinan, pendidikan, dan data lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, kepala BPS Maryamal Qibtiyah menyampaikan, untuk menuju OKU Timur satu data pihaknya melakukan MoU dengan pemerintah OKU Timur. Adapun yang akan dihitung nantinya adalah angka inflasi. Sebelum petugas ke lapangan kata dia, terlebih dahulu akan dibriefing sehingga angka yang dihasilkan benar-benar valid.

“Selama ini OKU Timur belum ada data inflasi. Setelah ini diharapkan OKU Timur memiliki satu data yang valid dan akan digunakan dalam segala hal untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.