Rio Susanto Apresiasi Kepolisian Bubarkan OT Tak Tertib

kabarokutimur.com | OKU Timur – Pembubaran serta penyitaan seperangkat Orgen Tunggal (OT) yang dilakukan oleh Kapolres OKU Timur mendapatkan apresiasi oleh Wakil Ketua III DPRD OKU Timur Rio Susanto. Pembubaran OT tersebut karena melebihi waktu yang telah diizinkan.

“Apresiasi buat Kapolres OKU Timur yang telah menertibkan OT diluar batas waktu izin. Kepolisian jangan kasih kendor, mempersempit ruang gerak peredaran narkoba dan tindak kriminalitas di ruang lingkup daerah OKU Timur,” kata Rio Susanto yang juga Ketua KPPRI OKU Timur.

Lalu dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar berperan serta membantu pihak kepolisian dalam memberikan rasa aman di masyarakat. Apabila tidak sanggup segera laporkan ke pihak kepolisian agar segera ditindak bila ada pelanggaran-pelanggaran.

“Peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan sangat penting untuk membantu pihak kepolisian. Akan tetapi apabila membahayakan keselamatan diri baiknya segera laporkan ke kantor polisi terdekat, pinta Rio Susanto yang juga seorang musisi.

Sebelumnya, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya S.H, S.I.K. membubarkan Orgen Tunggal (OT) di Desa Way Halom, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur yang sudah melewati batas waktu pada Selasa (12/3/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Bahkan kepolisian juga menyita keyboard yang digunakan.

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati OKU Timur HM Kholid MD Nomor : 307/Setda/2019 bahwa hiburan OT maupun keramaian yang menggunakan musik sejenisnya di OKU Timur dibatasi pemerintah OKU Timur sampai pukul 17.00 WIB maupun sebelum magrib. Kegiatan keramaian terlebih dahulu memiliki izin dari Pihak Kepolisian, serta tidak melanggar norma-norma agama dan adat yang berlaku di Masyarakat. Sedangkan untuk kegiatan hiburan ditegaskan untuk tidak mengandung unsur pornografi, perjudian, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.