Beranda HUKUM DAN KRIMINAL Gelap Mata, Istri Bersengkongkol Bunuh Suami

Gelap Mata, Istri Bersengkongkol Bunuh Suami

BAGIKAN

kabarokutimur.com | OKU Timur – Anggota Polres OKU Timur berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Sopi’i yang mayatnya dibuang di sungai Desa linang (perbatasan dg OKI) Kecamatan Semendawai Timur pada hari Minggu (17/3/2019) sekira pukul 08.00 WIB. Pelaku Haryono alias Yono (43) salah satu warga Desa Tulung Harapan, Kecamatan Semendawai Timur serta Darni (29) warga Desa Burnai Mulya Kecamatan Semendawai Timur yang merupakan merupakan istri korban. Belum diketahui secara pasti motif dibalik pembunuhan ini, mengapa Darni sampai begitu tega bersengkongkol membunuh suaminya sendiri bersama Yono yang diduga selingkuhannya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, kejadian bermula pada hari Jumat (15/3/2019) sekira pukul 20.30 WIB, saat korban bersama Darni pulang dari rumah ibu korban dengan mengendarai sepeda motor revo melalui jembatan Desa Burnai, ketika tiba dijembatan pelaku Yono yabg sudah bersembunyi disamping jembatan langsung menghadang motor korban dan seketika itulah pelaku Yono langsung memukuli korban dengan menggunakan kayu dibagian kepala dan muka korban hingga terkapar.

Setelah dipastikan korban tidak bernyawa lagi, lalu pelaku yono membuang mayat korban di sungai Desa Burnai yang dibantu istri korban untuk menghilangkan jejak. Selepas itu pelaku Yono dan Darni pergi pulang ke rumah masing-masing seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Kemudian pada hari Minggu (17/3/2019) sekira pukul 08.00 WIB pihak kepolisian mendapat laporan dari masyarakat bahwa ditemukan mayat yang mengambang di sungai Desa Linang Kecamatan Semendawai Timur OKU Timur. Lalu kapolsek beserta anggota langsung berangkat menuju ke lokasi. Saat tiba di lokasi kades Burnai Mulya mengenal mayat tersebut yang merupakan salah satu warganya yang sudah dua hari tidak pulang ke rumah. Setelah di visum dirumah sakit umum gumawang hasil visum dokter menerangkan bahwa di tubuh korban ditemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK saat dikonfirmasi mengatakan, setelah menerima laporan pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi-saksi, pada hari Minggu (17/3/2019), sekira pukul 10.00 WIB langsung menangkap istri korban.

“Saat dilakukan introgarsi Darni mengakui perbuatannya yang sudah melakukan perencanaan bersama pelaku Yono untuk melakukan pembunuhan terhadap korban,” katanya.

Lalu lanjut kata Erlin, pada hari Senin (18/3/2019), sekitar pukul 16.00 WIB setelah melakukan penyelidikan dan mendapat informasi keberadaan pelaku Yono kemudian dilakukan penangkapan. Namun pada saat dilakukan penangkapan pelaku Yono berusaha melarikan diri sehingga terpaksa polisi melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembakan ke arah kaki pelaku.

“Setelah dilakukan pengobatan pelaku Yono dibawa ke kantor Polisi untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya.

Dari tangan pelaku polisi memperoleh barang bukti berupa satu unit motor revo, satu unit motor supra fit, satu batang kayu dengan panjang satu meter, satu pasang pakaian korban, satu helai sepan warna coklat milik pelaku darni, satu pasang pakaian satpam milik pelaku Yono, satu unit handphone merk strabry.