Masyarakat Jangan Terpancing Isu-isu Hoax

kabarokutimur.com | OKU Timur – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan dilakukan kurang dari sebulan lagi. Tak hanya penyelenggara pemilu saja yang makin giat bersiap, Institusi kepolisian pun terlibat penuh memastikan Pemilu berjalan aman dan damai.

Untuk itu, Polres OKU Timur melakukan menggelar apel pasukan atau PAM untuk persiapan pengamanan pemilu di halaman Kapolres OKU Timur, Jum’at (22/3/2019).
Dalam amanatnya, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH S.ik menyebut, dalam menghadapi Pemilu 2019 agar dapat mengantisipasi kemungkinan kerawanan yang timbul menjelang pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 17 April mendatang.

“Salah satu upaya untuk peningkatan keamanan dengan cara meningkatan patroli anggota dilapangan. Menurut hasil pantau daerah yang rawan di OKU Timur, salah satunya adalah daerah Cempaka, karena letak geografisnya harus menyebrangi sungai,” jelasnya.

Menurut Kapolres, Pelaksanaan Pemilu serentak 2019 merupakan pesta demokrasi yang istimewa karena ada lima yang dipilih. “Pemilu untuk memilih pimpinan, namun saat ini masih ada ancaman, bahkan KPU dan Bawaslu sudah memetakan kerawanan. Menjelang Pemilu banyak berita hoax maupun berita bohong, kita imbau masyarakat jangan mudah terpengaruh berita bohong,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, Jumlah personel yang mengikuti apel TNI 30 personel, Brimob 30 personel, Polres 200 personel, Sat Pol PP 30 personel, Senkom 20 personel, Dishub 15 personel.

“Gelar pasukan Pengamanan Pemilu serentak memang sengaja dilaksanakan untuk menjaga agar pesta demokrasi berlangsung aman dan lancar,” lanjutnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 nanti. “Masyarakat harus bisa cerdas dalam memilih pemimpin di pesta demokrasi mendatang untuk memilih calon pemimpin yang terbaik demi Indonesia yang lebih baik pula,” pungkasnya.