Spesialis Curanmor Dihadiahi Timah Panas

kabarokutimur.com | OKU Timur – Anggota jajaran Sat Reskrim Polres OKU Timur berhasil menangkap Fari pelaku pencurian sepada motor (Curanmor) atau Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di Jalan Umbul Sari Bawah Kecamatan BP Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur. Namun saat hendak ditangkap pelaku menyerang petugas dengan sajam yang dicabut dari pinggangnya, kemudian terpaksa polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan cara melumpuhkan pelaku dengan menembakan pada bagian kaki.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor Laporan Polisi Nomor : LP РB / 39  / III / 2019 / SUM-SEL/OKUT, kronologis kejadian bermula pada hari Minggu (6/1/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, korban Rendra datang ke rumah temannya di jalan Kopaja Cidawang, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur. Lalu korban langsung memarkirkan sepeda motor miliknya jenis Yamaha Vixion di halaman depan rumah. Kemudian korban masuk ke dalam rumah dan mengobrol di ruang tamu.

Selanjutnya sekitar pukul 04.00 WIB saat korban hendak pulang, korban sontak kaget melihat sepeda motor miliknya sudah hilang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian satu buah sepeda motor Yamaha VIXION Putih NoPol BG 5418 YAC yang apabila di uangkan sebesar Rp. 35.000.000 (tigapuluh lima juta rupiah).

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra S.IK melalui Kasubag Humas IPTU Yuli saat dikonfirmasi mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, Timsus Kriminal Polres OKU Timur langsung melakukan penyelidik untuk mencari tahu pelaku yang mencuri sepeda motor korban tersebut. Kemudian Teamsus Kriminal Polres OKU Timur mendapatkan informasi tentang pelaku dan mengetahui keberadaan. Pada hari Sabtu (23/3/2019) sekira pukul 02.00 Wib, Timsus Res OKUT melihat pelaku sedang berada di Jalan Umbul Sari Bawah, Kecamatan BP Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur. Kemudian Timsus langsung melakukuan pengejaran dan penangkapan dipersembunyian pelaku.

“Tersangka berhasil ditangkap, namun tersangka melakukan perlawanan dan terpaksa anggota memberikan tindakan tegas terhadap tersangka. Lalu tersangka langsung dibawa Ke RSUD Martapura untuk mendapat pengobatan medis. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres OKU Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan hasil introgasi terhadap tersangka Fari, lanjut kata Kapolres, tersangka mengakui bahwa telah melakukan pencurian sepada sebanyak tujuh belas kali bahkan lebih dari itu. Tersangka juga mengakui melakukan perbuatannya di beberapa titik di wilayah hukum Polres OKU Timur.

“Anggota juga sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masih DPO. Selain itu juga melakukan pengembang kasus, karena berdasarkan pengakuan pelaku TKP Curat banyak dilakukan di Belitang,” pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang Tindakan Pidanan Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman minimal diatas lima tahun penjara.