Beranda OKU TIMUR PID Diharapkan Mampu Mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal Desa

PID Diharapkan Mampu Mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal Desa

BAGIKAN

kabarokutimur.com | OKU Timur – Untuk mengevaluasi kegiatan Program Inovasi Desa (PID) tahun 2018 serta untuk evaluasi dan penetapan Pengurus Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) OKU Timur menggelar Musyawarah Antar Desa (MAD) ke-1. Diharapkan melalui Sosialisasi ini PID dapat mendorong pengembangan ekonomi lokal desa. Dalam musyarwarah tersebut juga membahas tentang Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) tahun 2019, serta sosialisasi Perbup DD 2019 dan ADD 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Rakyat Kecamatan Belitang pada Rabu (27/3/2019), ini dihadiri oleh Kepala Desa, BPD, Tokoh Masyarakat, Keterwakilan Perempuan, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.

Menurut Rita Rahayu, salah satu perwakilan Pendamping Desa mengatakan, tujuan Program Inovasi Desa (PID) yaitu untuk meningkatkan kualitas penggunaan dana desa melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa. Selain itu, untuk mempercepat pelaksanaan PID, Kementerian Desa sudah membentuk Tim Pelaksana Program Inovasi Desa (TPPID) yang berkedudukan di kecamatan.

“Adapun tugas TPPID antara lain yaitu memfasilitasi desa yang berminat mengadopsi atau mereplikasi praktik cerdas, memonitor dan evaluasi kegiatan inovasi yang dijalankan, memfasilitasi pertemuan-pertemuan musyawarah masyarakat, dan lain-lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Herman Susanto Ketua TPPID Kecamatan Belitang, untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di Desa dapat dilakukan melalui pemanfaatan Dana Desa secara efektif dan lebih berkualitas. Maka sehubungan dengan hal tersebut, mulai tahun 2017 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi meluncurkan Program Inovasi Desa (PID).

“Strategi yang digunakan dengan pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa. Hal ini, sebagaimana dijelaskan dalam Pedoman dan SOP PID,” ujarnya.