Beranda OKU TIMUR BPN Prabowo-Sandi OKU Timur, Tergetkan Perolehan Suara 75 Persen

BPN Prabowo-Sandi OKU Timur, Tergetkan Perolehan Suara 75 Persen

BAGIKAN

kabarokutimur.com | OKU Timur – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan kemenangan di Pilpres 2019 dengan perolehan 75 persen suara di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Target tersebut lebih tinggi daripada perolehan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di daerah itu pada Pilpres 2014, yakni sebesar 59 persen suara.

“Target kita, Prabowo-Sandi menang mutlak di OKU Timur sebesar 75 persen. Berdasar data perolehan pilpres pada tahun 2014 lalu kami yakin perolehan suara Prabowo-Sandi akan lebih banyak pada pilpres tahun ini,” ungkap Ketua BPN Prabowo-Sandi OKU Timur, Fenus Antonius, SE saat di wawancarai awak media, Minggu (31/3/2019).

Lanjut kata dia, target 75 persen suara bukan tanpa perhitungan dan sebatas angan-angan saja. Angka kemenangan sebesar itu diperoleh berdasarkan aspirasi masyarakat saat melakukan sosialisasi beberapa waktu lalu.

“Masyarakat itu berpikirnya sederhana, mereka banyak mengeluhkan pada zaman Jokowi listrik mahal, harga karet turun, harga gabah yang sering turun sehingga daya beli petani menurun dan masih enak hidup di Zaman SBY. Masyarakat OKU Timur kan sebagian besar adalah petani,” ujarnya.

Fenus yang juga merupakan calon anggota DPR RI Partai Gerindra dapil Sumsel 2 nomor urut 5 ini juga menyampaikan, masyarakat bawah tidak begitu mengerti dan paham dengan politik, apalagi yang menyangkut dengan program dan keunggulannya. Mereka itu simple saja kebutuhan dasar bisa terpenuhi dan tidak memberatkan seperti sekarang.

Kendati demikian, BPN Prabowo-Sandi OKU Timur tetap menyusun strategi dan mensosialisasikan program-program Prabowo-Sandi tertutama terkait masalah ekonomi sehingga masyarakat bisa mengerti dan mengetahui visi misi Prabowo-Sandi untuk menjadikan Indonesia yang Adil dan Makmur.

“Sekarang apa yang masyarakat rasakan dari kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi sanga terasa memberatkan. Intinya begini, mereka ingin perubahan, itu yang kita tangkap dari aspirasi masyarakat,” pungkasnya.