Beranda Berita Diduga Ada Kecurangan, Ratusan Massa Gruduk KPUD OKU Timur

Diduga Ada Kecurangan, Ratusan Massa Gruduk KPUD OKU Timur

BAGIKAN

kabarokutimur.com | OKU Timur – Ratusan masa pendukung salah satu calon mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKU Timur setelah tidak puas hasil rekapitulasi penghitungan suara pada pemilu Pemilu Legislatif 2019. Ratusan massa yang telah berkumpul dan beorasi menolak hasil Pemilu Legislatif 2019 ini sempat berbuat anarkis sebelum diredam oleh pihak kepolisian yang telah berjaga dan membuat pagar pengaman di depan pintu masuk KPUD OKU Timur. Bentrokan antara pihak kepolisian dengan massa dari salah satu calon anggota legislatif (caleg) terjadi di depan kantor KPUD OKU Timur, pada Rabu (3/4/2019).

Akibatnya aksi saling dorong terjadi. Bahkan massa mulai anarkis dengan melempari petugas menggunakan batu hingga membuat puluhan petugas mengalami luka-luka. Disamping itu massa juga membakar ban untuk memblokir jalan. Selain itu massa juga mulai menyusup untuk masuk ke dalam kantor KPUD, serta hendak melakukan pemboikotan saat KPUD melaksanakan proses rekapitulasi.

Untuk menghindari aksi anarkis massa ini, pihak kepolisian yang dibantu satuan Brimob, TNI dan Sat Pol PP langsung melakukan tindakan tegas dengan menyemprotkan watercanon ke arah massa hingga konsentrasi massa bubar. Saat itulah polisi langsung melakukan penangkapan terhadap provokator dan massa yang melakukan pelemparan.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya bentrok massa dengan pihak kepolisian tersebut. Hanya saja menurut Kapolres, bentrokan tersebut hanyalah simulasi yang dilakukan dalam rangka pengamanan Pemilu Serentak pada 17 April mendatang.

“Kegiatan sispam kota ini merupakan simulasi persiapan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang tidak lama lagi, namun untuk situasi di Kabupaten OKU Timur sangat kondusif dan stabil,” ujarnya.

Untuk personel yang diturunkan, menurut Kapolres, sebanyak 210 personel yang terdiri dari 148 dari personel Polres OKU Timur, 31 anggota Brimob dan 31 personel dari Satuan Polisi PP.

“Untuk itu kesiapsiagaan personel yang bertugas harus tetap dijaga untuk mengawal kelancaran pelaksanaan pemilu serentak 2019 ini, dan semoga menjelang hari pelaksanaan pemilu nanti kondisi di OKU Timur tetap stabil dan aman tanpa adanya gejolak apapun,” pungkasnya.