Beranda Berita Terkait Dugaan Bagi-bagi Duit, Bawaslu Segera Lakukan Tindakan

Terkait Dugaan Bagi-bagi Duit, Bawaslu Segera Lakukan Tindakan

BAGIKAN

kabarokutimur.com | OKU Timur – Sempat heboh di media sosial terkait adanya video dugaan bagi-bagi duit seusai kegiatan kampanye akbar capres nomor urut 01 Jokowi-Amin yang berlangsung di Lapangan Koni Belitang, Kecamatan Belitang, Sabtu (6/4/2019) lalu. Menanggapi hal tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OKU Timur akan melakukan tindakan, bahkan saat ini pihaknya sudah mengumpulkan data-data dan informasi yang akurat untuk melakukan tindakan terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Ketua Bawaslu OKU Timur Ahmad Gufron melalui Divisi hubungan antar lembaga Beni Tenagus mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi tentang adanya dugaan bagi-bagi duit yang diberikan oknum kepada masyarakat agar masyarakat menghadiri acara kampanye capres nomor 01. Namun, pihaknya belum bisa menyimpulkan hal ini merupakan pelanggaran karena masih harus diselidiki dengan mengumpulkan bukti-bukti dilapangan.

“Kita juga sudah mendapat instruksi dari Bawaslu provinsi tentang adanya vidio yang tersebar ini untuk segera melakukan investigasi dilapangan. Selain itu jika memang dibutuhkan kita juga akan panggil pihak panitia penyelenggara untuk dimintai keterangan awal terkait adanya vidio yang tersebar ini,” katanya, saat diwawancarai wartawan, Senin (8/4/2019).

Selain itu, dirinya juga menghimbau agar masyarakat dapat bijak menggunakan media sosial dalam hal kampanye, sehingga tidak menimbulkan pelanggaran.

“Kita berharap mayarakat dapat bijak menggunakan media sosial untuk kampanye, agar dapat mewujudkan proses pemilu yang damai dan sejuk,” harapnya.

Sementara, Ketua DPD Partai NasDem OKU Timur Rio Susanto, SE, MM mengatakan, kalau Tim Kemenangan Daerah (TKD) tidak ada bagi-bagi duit, namun dirinya berkeyakinan karena masyarakat yang hadir karena ada penampilan artis ibu kota dan itu bukan oknum dari TKD. Selain itu dirinya menjelaskan waktu pelaksanaan kampanye terbuka tersebut hanya diberikan waktu tiga hari untuk persiapan kampanye terbuka tersebut.

“Untuk soal bagi-bagi duit saya pastikan dari TKD tidak ada yg melakukan bagi-bagi duit. Namun tidak tahu jika ada oknum lain yang melakukannya,” tegas Rio singkat diruang kerjanya.

Untuk diketahui, video berdurasi 37 detik tersebut beredar luas di masyarakat dan dunia maya. Terlihat seorang pria bertopi menggunakan kemeja hitam lengan putih terlihat membagikan uang pecahan Rp 50 ribu kepada beberapa warga yang sudah duduk menunggu. Bahkan terlihat sangat jelas diantara warga yang menerima uang tersebut menggunakan kaos bergambar pasangan presiden nomor urut 01.