Beranda Berita Tiga Makanan Mengandung Zat Berbahaya Ditemukan BB POM di Pasar Bedug OKUT

Tiga Makanan Mengandung Zat Berbahaya Ditemukan BB POM di Pasar Bedug OKUT

BAGIKAN

kabarokutimur.com | OKU Timur – Dari 30 jenis aneka makanan dan minuman yang dijual pedagang di pasar bedug Martapura ditemukan tiga makanan tak layak konsumsi atau berbahaya. Temuan ini diketahui Setelah petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Palembang melakukan pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang dijual pedagang di pasar bedug yang baru saja dibuka pada Kamis (9/5/2019) lalu.

Menurut Kepala Balai Besar POM di Palembang, Dra Hardaningsih Apt MHSm, dari 30 jenis sample makanam dan minuman yang diteliti di mobil laboratorium yang mereka bawa, tiga jenis diantaranya dilarang untuk dikonsumsi karena mengandung zat berbahaya.

“Dari sampling 30 jenis makanan dan minuman yang diperiksa 3 diantaranya atau persen tidak layak konsumsi. Ketiga jenis makanan tersebut adalah cendol berwarna pink, mie kuning dan kue semprong. Ketiga jenis makanan ini menggunakan pewarna tekstil yang tidak boleh dikonsumsi. Oleh karena itu kita langsung mengingatkan kepada pedagangnya untuk tidak dijual,” ujar Hardaningsih saat dibincangi di lokasi pasar bedug Martapura, Senin (13/5/2019).

Dijelaskannya, dari ketiga makanan berbahaya tersebut terlihat sangat jelas warnanya yang sangat mencolok atau lebih terang dibandingkan yang menggunakan pewarna makanan. Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhari-hari saat membeli produk makanan dan minuman yang dijual.

“Cara membedakannya, jika menggunakan pewarna makanan maka warnanya lebih buram atau pucat. Namun jika menggunakan pewarna kain atau tekstil warnanya lebih ngejreng atau mengkilap. Kemudian terasa bau zat kimia atau obat,” jelasnya.

Ketika ditanya bahayanya jika mengkonsumsi makanan dan minuman yang menggunakan pewarna tekstil tersebut, dikatakan Hardaningsih dampaknya sangat buruk terhadap kesehatan mulai dari iritasi pada saluran pencernaan, mual, muntah, sakit perut, diare, dan demam. “Adapun risiko yang mungkin dialami jika konsumsi dilakukan dalam jangka panjang adalah gangguan fungsi hati, kandung kemih, bahkan kanker,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian OKU Timur, Sri Inarsih SSos saat dikonfirmasi enggan menjawab. Namun sebelumnya, saat pembukaan pasar bedug Martapura dirinya mengatakan, seluruh makanan dan minuman yang dijual di pasar bedug aman untuk dikonsumsi. “Semua makanan dan minuman di pasar bedug ini dijamin aman untuk dikonsumsi,” ujarnya saat itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.