Beranda Berita Tekan Inflasi, Berikut Ini Upaya yang Dilakukan Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur…

Tekan Inflasi, Berikut Ini Upaya yang Dilakukan Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur…

BAGIKAN

kabarokutimur.com | OKU Timur – Untuk mengantisipasi terjadinya permainan harga oleh oknum tertentu yang memanfaatkan momen hari raya Idul Fitri dengan menaikkan harga, Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur menggelar pasar penyeimbang yang dipusatkan di depan kantor Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur di kompleks perkantoran Pemkab OKU Timur.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur Ir Ruzuan Effendi MSi, pasar penyeimbang dilaksanakan pada saat tertentu seperti hari-hari besar keagamaan dan saat terjadi kenaikan harga. Dimana pelaksanaan pasar penyeimbang tergantung kondisi harga, bisa dilaksanakan mulai dari dua hari hingga harga kembali normal.

“Tujuan utama pasar penyeimbang ini untuk menekan harga dan menekan inflasi. Dengan pasar penyeimbang kita berusaha menstabilkan harga, dimana harga akan naik saat permintaan tinggi seperti saat menjelang hari raya seperti saat ini. Adapun yang dijual di pasar penyeimbang mulai dari sembako, beras, beras organik, hingga daging,” ujarnya.

Dikatakan Ruzuan, pengunjung pasar penyeimbang bisa dari mana saja baik pegawai, warga sekitar maupun masyarakat yang melintas. Selain itu, dalam pelaksanaan pasar penyeimbang tersebut, Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia (TTI) dan Perum Bulog sebagai penyedia.

“Kita libatkan TTI untuk pemasoknya seperti beras, beras organik dan sebagainya. Begitu juga dengan Bulog sebagai pemasok daging dan sebagainya. Untuk harga lebih murah dari harga pasar karena kita langsung dari distributor dan bekerjasama dengan Bulog. Seperti beras kita jual Rp 8.500 per kilogram, daging kerbau Rp 85 ribu per kilogram,” jelasnya.

Sementara saat ditanya sampai kapan pelaksanaan pasar penyeimbang, ditegaskan Ruzuan akan dilaksanakan selama terus selama permintaan masyarakat masih tinggi. Bahkan selain di Martapura, pasar penyeimbang juga dilaksanakan di tiga lokasi lain seperti Desa Karsa Jaya Kecamatan Belitang Jaya, Desa Nusa Bakti Belitang 3, dan Kecamatan Jayapura.

“Lokasi tersebut karena wilayah perkebunan yang bisa terjadi disparitas harga. Oleh karena itu kita gelar pasar penyeimbang di lokasi tersebut,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.