Beranda OKU TIMUR Jembatan Jalintim Putus, Angkutan Barang Padati Jalinteng

Jembatan Jalintim Putus, Angkutan Barang Padati Jalinteng

BAGIKAN
Puluhan kendaraan angkutan barang yang memadati ruas jalinteng akibat pengalihan dari luas jalintim yang terganggu disebabkan terputusnya jembatan di wilayah pematang panggang.

KABAROKUTIMUR.COM, OKUTIMUR – Ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera Kabupaten OKU Timur sejak beberapa hari terakhir dipadati oleh kendaraan angkutan barang. padatnya kendaraan angkutan barang tersebut disebabkan karena terputusnya jembatan yang ada di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) beberapa waktu lalu.

Terputusnya jembatan di ruas Jalan Lintas Timur tersebut menyebabkan kendaraan besar harus dialihkan ke Jalan Lintas Tengah sementara jembatan tersebut diperbaiki.

Untuk mengantisipasi kemacetan akibat padatnya kendaraan, Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Timur menyiagakan sejumlah personel di beberapa titik untuk mengantisipasi dan mengurai jika terjadi kemacetan akibat padatnya kendaraan besar yang melintas.

Dari pengamatan Kamis (20/6), ruas jalinteng OKU Timur cukup padat. Bahkan dibeberapa titik terjadi kemacetan karena padatnya kendaraan yang melalui jalinteng tersebut. Meski sempat terjadi kemacetan namun tidak bertahan lama karena kondisi jalan yang cukup bagus sehingga menyebabkan kendaraan yang mengalami kemacetan segera terurai.

“Sejak beberapa hari terakhir ruas Jalinteng dipadati oleh kendaraan angkutan barang yang merupakan pengalihan dari jalur lintas Timur akibat kerusakan jembatan yang ada di pematang panggang,” ungkap Ari (25) sopir angkutan barang yang akan menuju ke wilayah Bengkulu ketika diwawancarai.

Menurutnya, seluruh kendaraan angkutan barang atau kendaraan besar dialihkan ke Jalan Lintas Tengah. Sedangkan untuk kendaraan pribadi sebagian ada yang melalui jalur lintas Tengah dan sebagian ada yang melalui lintas timur Karena jembatan masih bisa dilalui kendaraan pribadi.

Sementara Kadishub OKU Timur Syafindar ketika dikonfirmasi membenarkan padatnya ruas Jalinteng akibat pengalihan kendaraan angkutan barang tersebut. Menurutnya kemacetan sering terjadi saat pagi hari malam hari dan menjelang sore hari. Namun pihaknya sudah menyiapkan sejumlah personel untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di ruas jari akibat tingginya intensitas kendaraan angkutan barang tersebut.

“Personil kita disiagakan di sejumlah titik terutama titik rawan macet, persimpangan, sejumlah lokasi yang dinilai rawan terhadap kemacetan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.