Beranda Berita Penggunaan DD yang Efektif dan Efisien Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Penggunaan DD yang Efektif dan Efisien Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Untuk mendorong penggunaan Dana Desa yang lebih berkualitas, efektif dan efisien melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, agar lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat Desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten OKU Timur mengadakan Rapat kordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten (TIK) OKU Timur program Inovasi Desa (PID). Dalam rakor ini diikuti oleh Pokja PPID P2KTD, seluruh pengurus TIK (Tim Inovasi Kabupaten, red), perwakilan pengurus TPID, tenaga ahli kabupaten, pendamping desa Kecamatan dan Pendamping Lokal Desa serta Perwakilan Kepala Desa.

“Program inovasi Desa (PID) ini bertujuan untuk mendorong Dana Desa agar bisa lebih dirasakan masyarakat dan Desa dalam konteks peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa dan peningkatan kapasitas masyarakat Desa”, kata H Rusman SE MM selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Kemudian lanjut Rusman, rapat koordinasi  ini akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi, serta produksi di masyarakat, yaitu dengan adanya berbagai inovasi baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Diharapkan para tim PID memiliki wawasan yang luas, serta pola pikir yang berkelanjutan, serta program dan kegiatan yang dibangun di nagari harus bersifat kreatif, inovatif dan sesuai dengan kondisi kekinian,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rusman meminta kepada Tim Inovasi Desa, untuk membentuk berbagai program inovasi baru, yang tidak terlepas dari program pemerintah daerah , serta mengembangkan berbagai konsep yang ada untuk meningkatkan berbagai inovasi yang dijalankan.

“Inovasi yang dimunculkan harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Dirinya berharap, penggunaan dana desa dapat mengurangi tingkat kemiskinan, agar hasil dari pemanfaatan dana desa, dapat mempercepat pembangunan daerah terutama di pedesaan,” jelasnya.

Sementara Kordinator Provinsi  Sumsel Zulkarnain saat diwawancarai mengatakan, ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai pada pelaksanaan rakor. Kemudian ada beberapa materi yang dibahas pada rakor tersebut. Diantaranya kebijakan PID sekaligus evaluasi program, alokasi dana dan pertanggungjawaban PID Tahun 2019.

“Tujuan yang pertama adalah penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), terutama aparatur desa dalam kemampuan tata kelola desa,” ucapnya.

Tujuan lainnya, lanjut kata dia, adalah peningkatan kapasitas kader teknis desa dan memperkenalkan keberadaan P2KTD kepada stakeholder dalam pelaksanaan program inovasi desa bidang pengembangan ekonomi lokal, kewirausahaan dan pengembangan SDM.

“Selain penguatan SDM terdapat tujuan lain yakni peningkatan kapasitas kader teknis desa dan memperkenalkan keberadaan P2KTD kepada stakeholder,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.