Beranda Berita Hama Wereng Menyerang, Petani Pertanyakan Upaya Pemerintah

Hama Wereng Menyerang, Petani Pertanyakan Upaya Pemerintah

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR -Petani padi Desa Sukamulya Kecamatan Semendawai Suku III mengeluhkan hama wereng cokelat yang menyerang tanaman padi mereka.Ironisnya meski telah merugikan petani, hingga saat ini belum ada upaya pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur untuk membasmi hama ganas tersebut.

“Harusnya ada upaya pemerintah melalui stake holder terkait (Dinas Pertanian ) untuk membasmi hama wereng yang semakin ganas ini. Namun sampai saat ini petani disini hampir setiap hari menyemprot dengan biaya sendiri, “cetus Retno salah satu petani setempat dengan nada kesal.

Padahal lanjut Retno serangan wereng batang coklat ini sudah muncul pada musim tanam tahun lalu seharusnya sudah ada langkah antisipasi dari stake holder agar musim tanam berikutnya hama ini tidak muncul lagi. Wereng inikan bisa meloncat sehingga mudah berpindah dari satu sawah ke sawah lainnya.Akibat serangan hama tersebut, lanjutnya petani harus merelakan beberpa  petak sawah mereka rusak tidak dipanen. Pasalnya, hama yang menyerang itu menyebabkan batang padi lapuk

“Hama ini pun menyerang dari bawah batang padi hingga ke atas. Alhasil, padi pun tak bisa dipanen,padi yang di serang hama ini tinggal menunggu panen saja,” katanya kesal.

Sementara Kepala UPTD Pertanian Semendawai Suku III, Sulinah saat konfirmasi membantah bila belum ada tindakan, menurutnya pihaknya belum kedesa tersebut karena belum waktunya. Pasalnya desa yang ditangani di Kecamatan Semendawai Suku III cukup luas sawahnya. Namun pihaknya sudah memberikan pemberitahuan kepada patani disana akan ada bantuan dari pihaknya untuk membasmi hama wereng.

“Gantian mas, rencana desa Sukamulya pada Jumat (12/7/2019) akan ada gerakan membantu petani membasmi hama wereng, jadi saya pinta petani sabar jangan asal mengadu saja ke wartawan, kalau tidak percaya silahkan awak media besok ikut kami kelapangan,”cetus Sulinah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.