Beranda Berita Haul Keluarga Kholid, Berlangsung Khidmat

Haul Keluarga Kholid, Berlangsung Khidmat

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Ribuan masyarakat padati halaman rumah Bupati OKU Timur HM Kholid MD. Kedatangan masyarakat tersebut dalam rangka menghadiri acara haul ke-III HM Slamet HS, haul ke-I DRS Ismoyo, haul ke-I Hj Tursirantiyah. HM Slamet HS merupakan orang tua dari Hj Rusmiati Kholid sedangkan DRS Ismoyo dan Hj Tursirantiyah merupakan saudaranya. Haul tersebut digelar di kediamaannya di Desa Sukaraja Kecamatan Buay Madang. Jum’at (12/7/2019).

Kegiatan meliputi pembacaan yasin, tahlil dan doa uang berlangsung khusyuk dan khidmat. Serta menghadirkan ustadz untuk menyampaikan tausiyah. Turut hadir dalam haul tersebut unsur Firkompimda OKU Timur, kepala OPD di lingkungan pemerintah daerah OKU Timur, tokoh agama dan tokoh masyarakat juga hadir.

“Yang lebih penting lagi harapan seluruh keluarga kepada semua jamaah dan undangan yang hadir agar bisa mendoakan almarhum ayah mertua dan almarhum almarhumah adik kami untuk mendapatkan surga Allah SWT,” Kata Kholid Mawardi dalam sambutannya.

Dirinya beserta seluruh Keluarga mengucapkan terimakasih atas perkenan masyarakat untuk menghadiri atau memenuhi undangan dan memberikan doa. “Kami dan keluarga sudah sepakat Haul ini akan kami gelar setiap tahun pada bulan Juli. Mudah-mudahan kita semua mendapat nikmat dari Allah SWT atas silaturrahim dan pertemuan hari ini serta semoga kita semua diberi kesehatan, keselamatan serta kebahagiaan bagi kita semua,” pungkasnya.

Lanjut kata Kholid, pada tahun ini akan terjadi kemarau panjang yang mengakibatkan mundurnya masa panen. Selain itu juga akan banyak terjadi serangan hama maka dari itu petani harus paham akan bangaimana cara untuk mengelola penjualan hasil panen. “Bukan hanya soal kemunduran masa panen musim kemarau ini juga mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan dan juga terkadang kebakaran rumah warga,” lanjutnya.

Antisipasi untuk musim kemarau dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk mulai Gerakan tanam palawija seperti jagung atau tanaman lain, karena apabila diselingi dengan palawija maka akan menyetop hama wereng. Karena apabila tanahnya kering maka hama wereng akan mati jadi selama tanah masih basah maka hama wereng masih tetap ada. “Dengan siklus sekali panen padi diselingi palawija sekali lalu ditanam padi kembali. Jika itu dilakukan oleh petani maka akan menyetop hama wereng,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.